Persindonesia.com Jembrana – Penyebaran kasus penyakit menulah HIV (human immunodeficiency virus) merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh di Kabupaten Jembrana relatif cukup tinggi. Data dari Dinas Kesehatan Jembrana, dari bulan Januari hingga bulan Mei kemarin tercatat sebanyak 36 kasus baru.
Sedangkan kasus yang paling banyak ditemui pada bulan Januari dengan total 11 kasus. Bila dibandingkan dengan kasus HIV selama tahun 2023 kemarin sebanyak 85 kasus. Dari 36 kasus yang ditemukan di jembrana 3 orang dinyatakan meninggal dunia.
Desa Dawan Klod Raih Juara 1 Nasional Lomba Desa Pangan Aman
Kepala Dinkes Jembrana, Made Dwipayana membenarkan kasus HIV di Kabupaten Jembrana relatif cukup tinggi. Keseluruhan temuan kasus HIV di Jembrana, terdiri dari 20 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Selain itu, ditemukan 3 orang terinfeksi HIV rentan usia 11 tahun hingga 20 tahun.
“Kebanyakan temuan kasus di usia produktif. Kita terus berupaya untuk sosialisasi ke semua lapisan masyarakat, khususnya kelompok-kelompok rawan untuk tidak melakukan sex bebas dan juga aktivitas sex aman,” ucapnya. Sabtu (22/6/2024)
Bupati Tamba Mendem Pedagingan Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih Pura Majapahit
Pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal kepada mereka yang sudah positif terinfeksi penyakit menular HIV. “Kita memaksimalkan semuanya, mau minum obat secara rutin, dan cek drajat kekebalan tubuhnya dengan pemeriksaan CD4, juga memberdayakan kelompok relawan yang merupakan penderita maupun yang peduli, ” tegasnya. Dar






