Puluhan Rumah Hancur Diterjang Puting Beliung di Jembrana

Persindonesia.com Jembrana – Beberapa wilayah di Kabupaten Jembrana diguncang angin puting beliung pada hari Senin (7/10/2024) sekitar pukul 03.00 wita. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan di empat wilayah, yaitu Kelurahan Loloan Timur, Loloan Barat, Desa Samblong, dan Lelateng.

Data yang diterima dari 4 wilayah tersebut Kelurahan Loloan Timur yang paling banyak terkena dampak, sebanyak 33 rumah rusak berat maupun ringan, 1 orang menjadi korban luka, Loloan Barat sebanyak 7 rumah, Desa Samblong 14 rumah menjadi korban, sedangkan Lelateng sebanyak 5 rumah, 2 rumah rusak parah

Saat dikonfirmasi Kepala Lingkungan Loloan Timur Muztahidin dimana wilayahnya yang paling banyak menjadi korban mengatakan, di wilayahnya rumah yang menjadi korban sebanyak 33 rumah, 1 gudang dan 1 bangunan sekolah. “Dua rumah rusak parah satu gedung roboh dan satu orang menjadi korban luka di bagian kepala akibat tertimpa genteng,” terangnya. 

Kecelakaan Maut di Gilimanuk, Pikup Ringsek, Sopir Tewas Mengenaskan

Ia mengaku, sampai hari ini sebagian rumah sudah ada yang diperbaiki, sedangkan gudang yang roboh sudah diperbaiki. “Hari ini kita menunggu tim dari BPBD Jembrana untuk survey dan cek lokasi, semoga nanti dibantu untuk perbaikan dan rumah yang rusak ringan nanti kita bantu dengan gotong royong bersama warga,” ucapnya.

Dirinya menghimbau agar warga selalu berhati-hati lantaran cuaca tidak menentu. Kami menghimbau kepada warga, mengingat cuaca tidak menentu kadang panas, hujan dan disertai angin agar selalu berhati-hati dan waspada, agar kejadian-kejadian yang kita tidak harapkan tidak terjadi,” harapannya.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menyatakan bahwa kejadian puting beliung ini tidak dapat diprediksi sebelumnya. “Kami telah melakukan asesmen terhadap beberapa wilayah yang terkena dampak. Mayoritas rumah yang rusak adalah rumah semi permanen, sedangkan rumah permanen hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian atap,” jelasnya.

Naas! Bus Pariwisata Hangus Terbakar di Gumbrih

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan sesuai dengan kriteria yang diatur, termasuk layanan kebutuhan dasar dan bantuan sembako. “Keputusan mengenai bantuan akan disesuaikan dengan hasil kajian tim pengkaji kebutuhan pasca bencana, sesuai peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2024,” tambahnya.

Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan angin puting beliung yang datang secara tiba-tiba, mengingat cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah tersebut. “Kita menghimbau agar masyarakat tetap waspada karena angin puting beliung ini terjadi secara tiba-tiba,” pungkasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *