Walikota Tegal Dedi yon
Pers Indonesia .ComTegal – Kota Bahari mendadak guncang, Bukan karena ombak lautnya, melainkan karena terkuaknya sebuah rahasia umum yang selama ini tersimpan rapi di balik etalase warung-warung kecil Kamis sore (26/03/2026)
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyibak tabir gelap peredaran obat terlarang yang selama ini menghantui masyarakat Namun, bukan hanya ribuan butir Tramadol atau Hexymer yang menjadi bintang utama dalam razia tim gabungan Pemkot dan Polres Tegal kali ini.
Temuan paling menusuk justru muncul dari sebuah buku catatan kumal yang tertinggal di salah satu warung yang digeledah mendapati Buku “Dosa dan Nama-Nama Terhormat di tengah warung yang mendadak kosong seolah para penjual memiliki indra keenam bahwa maut akan menjemput bisnis mereka Wali Kota Dedy Yon menemukan bukti yang jauh lebih berbahaya dari sekadar zat kimia
Buku tersebut merinci aliran dana yang diduga mengalir ke kantong-kantong oknum instansi penegak hukum hingga oknum media lokal Sebuah pengkhianatan terhadap publik yang dilakukan oleh mereka yang seharusnya menjaga dan mengawasi.
Kami menemukan buku catatan yang merinci daftar dari beberapa instansi dan media Ini langsung kami amankan bersama barang bukti lainnya tegas Dedy Yon dengan nada bicara yang bergetar menahan amarah di lokasi kejadian.
Razia Ketidak hadiran pemilik warung saat tim gabungan merangsek masuk memicu kecurigaan besar di balik dinding kayu warung yang sepi, tercium aroma “main mata” yang kental. Bagaimana mungkin sebuah operasi besar yang melibatkan tim gabungan bisa berakhir di warung kosong jika tidak ada yang membisikkan jadwal razia kepada para bandit obat
Dugaan bahwa bisnis haram ini dibekingi oleh oknum aparat kini bukan lagi sekadar isapan jempol belaka. Buku catatan yang ditemukan seolah menjadi konfirmasi atas keresahan masyarakat selama ini Mengapa peredaran obat tanpa resep dokter begitu subur Jawabannya mungkin ada di dalam angka-angka setoran tersebut.
Dedy Yon menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam melihat nama-nama instansi mencoreng integritas Kota Tegal, Ia berencana melakukan koordinasi langsung dengan pimpinan instansi terkait untuk melakukan kroscek mendalam “Saya akan telusuri kebenaran catatan ini.
Tidak ada tempat bagi mereka yang bersekutu dengan perusak masa depan generasi muda kita Masyarakat kini menunggu apakah buku catatan ini akan menjadi kunci untuk membersihkan Tegal dari mafia obat dan oknum pengkhianat seragam, ataukah catatan itu akan menguap begitu saja bersama debu-debu di kantor penyidik
Satu yang pasti, nyali Dedy Yon sedang diuji untuk membongkar tuntas siapa saja tangan-tangan kuat yang selama ini memelihara peredaran pil haram di tanah Tegal
Keterlibatan oknum media lokal dalam catatan tersebut menjadi pukulan telak bagi pilar keempat demokrasi Saat pena disuap oleh pil, kebenaran menjadi barang yang paling langka.
Ujian Integritas Aparat Jika benar ada nama aparat dalam daftar setoran, maka razia ini bukan sekadar pemberantasan obat, melainkan pembersihan internal yang mendesak (Red ,kar )






