I Wayan Pispa Negara, SP.,M.Si (Anggota DPRD Badung Partai Gerindra)
Di jembatan Tukad Bangkung & seluruh kawasan vital di destinasi pariwisata Badung.
Badung Persindonesia.com – Rencana pemasangan CCTV Analitik senilai Rp 34 M, di titik titik vital di wilayah Kab. Badung guna memperkuat keamanan dan pariwisata berkualitas sangat saya dukung sebagai wujud perhatian pemerintah Badung terhadap sektor keamanan & kenyamanan yang merupakan sarat mutlak dari sebuah destinasi.
Bahwa dalam dunia pariwisata, facilities, security, safety & service adalah esensial, artinya sektor keamanan & kenyamanan yang terjamin adalah menunjukkan kualitas sebuah destinasi, oleh karena itu upaya pemerintah Badung terkait pengadaan CCTV analitik ini patut di apresiasi.
Selanjutnya tetap berharap bahwa zona – zona rawan di destinasi kita tetap dapat terpantau dengan seksama seperti kawasan destinasi unggulan kita Samigita (Seminyak, Legian Kuta) termasuk Kedonganan dan Tuban, yang rawan copet, jamret, schaming, dan aksi2 kriminalitas lainya.
Demikian halnya kawasan yang kini berkembang sebagai destinasi akomodasi seperti di kuta Selatan (Muaya, Labuan Sait, Padang Padang, Nyang Nyang, Suluban, Balangan Melasti, Pandawa, Timbis, Sawangan, Geger, hingga Tanjung Benoa & Teluk Benoa), di Kuta Utara (Batubelig, Berawa, Tegal Gundul, Tibu Neneng, Pipitan, Padang Linjong, Vanggu) , di Mengwi (Cemagi, Pereranan, Tumbak Bayuh, Munggu , hingga Seseh) dan sekitarnya.
Hadirnya CCTV analitik ini sebagai sistem baru yang dirancang untuk terintegrasi langsung dengan instansi keamanan seperti kepolisian dan desa adat setempat, memungkinkan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.
Tentu harus dibareng dengan infrastruktur pendukung lainya termasuk SDM pemantau dan maintenance yg berkelanjutan.
Oleh karena itu usul saya bahwa pengadaan CVTV ini seyogyanya diikuti dengan biaya Maintenance yang layak. Karena sejauh ini banyak ada CCTV tapi banyak pula yanv tidak terawat.
Harapan saya CCTV analitik ini kelak dapat dimanfaatkan secara efective & produktif dlm memitigasi keamanan dan kenyamanan masyarakat & wisatawan di Kab. Badung menuju pariwusata yang “inklusif dan berkualitas”.
(Oleh : Puspa negara)






