Kampar, – Rentetan aksi terorisme yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu yang lalu, memantik keprihatinan dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kampar – Pusat Madiun. Ketua PSHT Cabang Kampar – Pusat Madiun, Edi Bambang Purnomo pun menyerukan bahwa PSHT Cabang Kampar menolak keras aksi terorisme dan paham Radikalisme serta akan setia menjaga NKRI sebagai harga mati.
Sikap itu ditunjukkan dalam deklarasi menolak segala bentuk Terorisme dan Radikalisme yang digelar di lapangan sepak bola Desa Tri Manunggal Kec. Tapung, Minggu (04/06/2023). Deklarasi dilakukan bersamaan dengan kegiatan Pendadaran atau Tes Calon Warga PSHT Cabang Kampar wilayah 1.
Melihat situasi negara sudah darurat Terorisme dan paham Radikalisme, makanya karena yang akan kita lakukan tes menjadi warga tingkat satu notabene para remaja dan pemuda, mereka kita ajak berikrar menolak Terorisme dan paham Radikalisme serta menetapkan bahwa NKRI harga mati, ” paparnya seusai kegiatan.
Edi Bambang Purnomo menguraikan bahwa sikap Anti Terorisme dan Radikalisme juga selaras dengan nafas PSHT. Di mana menurutnya sejak awal didirikan, warga PSHT memang sudah dididik memiliki budi pekerti luhur dan menghindari segala bentuk tindak kekerasan.
Ia menyebut pendiri PSHT yakni Eyang Harjo Utomo sendiri merupakan salah satu pejuang yang mengedepankan jiwa persaudaraan dan NKRI.
“Piagam pejuangnya juga ada. Karenanya sebenarnya secara otomatis warga PSHT sebagai generasi penerusnya harus memiliki jiwa itu, meski tanpa dikomando. Apalagi situasi seperti ini tambah semangat,” tegasnya.
Ia juga menyerukan kepada seluruh warga PSHT Cabang Kampar untuk senantiasa mengedepankan guyub rukun dan mengutamakan persaudaraan.
“PSHT itu mendidik manusia agar memiliki budi pekerti luhur, tahu mana yang benar dan mana yang salah. Makanya tolong hindari bentrok fisik, jangan sampai terjadi keributan, tapi kedepankan rasa persaudaraan. Apalagi pada tahun ini kita sudah memasuki tahun politik, mari kita ciptakan suasana aman dan kondusif,” pungkas Edi Bambang Purnono yang juga merupakan Kades Tri Manunggal.
Pantauan awak media dilapangan, kegiatan Deklarasi Menolak Terorisme dan Paham Radikalisme yang bersamaan dengan pelaksanaan Pendadaran/Tes Calon Warga diakhiri dengan pernyataan sikap secara bersama-sama, kegiatan yang berlangsung mulai hari Sabtu (03/06/2023) sampai dengan hari Minggu (04/06/2023) pukul 14.00 Wib sore tadi berjalan dengan aman dan lancar.**(Mohd Irwan)






