PersindonesiaJembrana — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (30/10) malam sekitar pukul 20.30 Wita. Seorang remaja meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor dan terlindas truk box yang kemudian melarikan diri.
Korban diketahui bernama Muhamad Hafid Firmansyah (16), warga Kelurahan Gilimanuk. Saat kejadian, ia dibonceng oleh temannya, Muhamad Nuril Afrijal (15), yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 5846 ZZ.
Keduanya melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Di depan mereka, terdapat sepeda motor Yamaha NMax DK 5925 TN yang dikendarai Ni Putu Linda Arista Putri, juga warga Gilimanuk.
Diduga Lemah, Sistem CMS Desa di Kabupaten Tegal Masih Bisa Dikelabui
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan terjadi saat cuaca hujan deras dan arus lalu lintas sedang.
“Dari arah berlawanan datang sebuah truk box tak dikenal yang sedang menyalip kendaraan lain hingga masuk ke jalur kanan. Karena jarak terlalu dekat, pengendara NMax berusaha menghindar ke kiri. Sepeda motor Scoopy di belakangnya tidak sempat mengerem dan menabrak bagian belakang NMax,” ujarnya, Jumat (31/10).
Akibat benturan tersebut, penumpang Scoopy, Muhamad Hafid Firmansyah, terjatuh ke sisi kanan jalan dan langsung terlindas truk box yang sudah kembali ke jalur kiri. Truk tersebut tidak berhenti dan langsung meninggalkan lokasi kejadian.
“Korban mengalami luka robek di dahi, luka di kaki kiri, dan cedera kepala berat hingga meninggal dunia di tempat. Sementara pengendara Scoopy mengalami luka pada kedua kaki, sedangkan pengendara NMax selamat,” jelasnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas sopir truk yang melarikan diri. “Kami masih menelusuri rekaman CCTV, baik dari area pelabuhan maupun sepanjang jalur menuju lokasi kejadian, untuk mencari truk yang ciri-cirinya sesuai dengan keterangan saksi,” tambahnya. TS






