Sambut Hari Raya, Pasar Murah Kembali Digelar Pemkab Jembrana

 

Persindonesia.com Jembrana – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana kembali mengadakan pasar murah dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan yang dilaksanakan di parkiran Pemkab Jembrana.

Polsek Pamulang Melaksanakan Kegiatan Gatur Lalulintas Agar Tidak Terjadi Kemacetan Di Jalan Raya

Pasar Murah yang diselenggarakan selama 4 hari ini, berlangsung mulai Selasa (6/4) di Kaliakah, Rabu (7/4) di Bank BPD Bali – Negara, Kamis (8/4) Kelurahan Baler Bale Agung, dan terakhir berlangsung pada Jumat (9/4) di halaman parkir Pemkab Jembrana

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, Drs. I Komang Agus Adinata mengatakan untuk pasar murah kali ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang mengalami lonjakan selama hari raya.

Ia menjelaskan, instansi yang ada di dalamnya ada tim penggerak PKK yang dirangkaikan dengan hari kesatuan gerak PKK. Begitu juga ada Dharma Wanita persatuan Pemkab Jembrana, yang turut mendukung mengerahkan konsumen sebagai konsumen dalam kegiatan pasar murah ini.

Bupati Tamba: Sukses Pimpin Daerah Harus Sukses Mengelola Sampah Dengan Baik

Dalam hal ini Bank BPD Bali yang selalu mendukung setiap kegiatan pasar murah. Karena Bank BPD Bali mempunyai peran untuk selalu mensosialisasikan transaksi non tunainya kepada seluruh masyarakat termasuk pengusaha.

“Bank tersebut, memberikan diskon 10 persen bagi masyarakat yang menggunakan transaksi non tunai QRIS BPD,” kata Adinata saat memantau pelaksanaan pasar murah di halaman parkir Pemkab Jembrana, Jumat (9/4/2021).

 

Ia menambahkan, kegiatan pasar murah ini memang dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, selain memang esensinya adalah mengendalikan harga sembako yang fluktuatif di pasaran serta memberikan suasana yang aman bagi masyarakat, juga memastikan ketersediaan sembako di Jembrana tercukupi menjelang hari raya.

 

Adinata juga mengatakan, terkait harga ada beberapa komoditas memang relatif tinggi, akan tetapi hal itu dianggap wajar karena di sejumlah daerah ketersediaan bahan baku untuk produk itu sangat terbatas karena pengaruh cuaca.

 

“Khusus pasar murah kali ini animo masyarakat sebagai daya beli cukup tinggi, setelah meninjau dari 4 hari pelaksanaan pasar murah yang berlangsung secara menyeluruh di tempat berbeda.

Kapolres Jembrana Tekankan Personil Kepolisian Simpatik dan Humanis

Karena kita memang harganya lebih rendah dari harga pasar, kata Adinata, kita memotong distribusi pasokan sembako. Jadi kita mengajak para distributor dan para produsen langsung. Kita ketemukan langsung dengan masyarakat selaku pembeli, sehingga harganya bisa ditekan seperti harga distributor. Jadi lebih rendah dari harga pasar umum, tutupnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *