Jakarta Timur, Persindonesia.com
Dengan dimulainya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) 100% diwilayah DKI Jakarta, perlu adanya antisipasi dan penjagaan dini tentang kebersihan dan sterilisasi dilingkungan sekolah.
Hal ini dimaksudkan agar siswa nyaman dalam melaksanakan pembelajaran.
Terkait akan hal ini, lr.Agung Karang selaku pengurus Komite dibeberapa sekolah diwilayah Jakarta Timur dan juga sebagai ketua FKKSMN Jakarta Timur, berinisiatif membersihkan lingkungan sekolah terutama Masjid sebagai tempat ibadah.
Bekerjasama dengan Yayasan Onta Merah, Ir.Agung Karang membersihkan Masjid SMAN 91, Jl. Lembah Lontar, RT 11/RW 9 Pondok Kelapa, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur pada jumat 07/01/22.
Yayasan Onta Merah di bawah pimpinan Pak Bahar, Diwakili oleh Pak Zoel dan 2 orang lainnya.
Dan dari pihak Komite Sekolah dihadiri oleh Humas Komite Sekolah SMAN 91 Ir. Agung Karang.
Ir. Agung Karang dalam keterangannya mengatakan, “Hampir 2 tahun siswa peserta didik PJJ Pembelajaran Jarak Jauh melalui daring. Dimana proses belajar mengajar tidak Maximal, terkadang ada masalah signal, quota, pulsa maupun siswa Terbatas belajar dirumah karena bertanya kepada orang tuanya yang belum tentu mengerti tentang pelajaran & PR yang diberikan oleh guru.
Lebih lanjut Agung Karang menjelaskan, “Selama Pandemic Covid-19, ruang kelas dan Masjid perlu dibersihkan supaya bebas dari Virus Covid-19,”ucapnya.
Ditempat yang sama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Eko Budiyanto yang didampingi oleh Ibu Tuti Handayani Utami selaku Wakil kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana mengatakan, “Kami sangat berterimakasih banyak atas inisiatif Komite Sekolah SMAN 91 Pondok Kelapa.
Terima kasih juga kepada Tim Yayasan Onta Merah atas partisipasinya membersihkan Masjid SMAN 91.
Kami atas nama sekolah mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, semoga kebaikan dari pada para bapak- bapak di balas dengan kebaikan yang berlipat ganda,”ucap Eko Budiyanto
Lebih lanjut Eko juga menjelaskan, “Satu minggu ini kegiatan PTMT 100% berlansung, kehadiran siswa berjalan dengan tertib, dengan menjaga Prokes, mulai dari kehadiran kita para guru kita gerakan kita bagi tugas mulai dari piket 3S, kemudian piket untuk lantai 2, 3, 4, masing-masing 3 orang, ini dalam rangka mengkondisikan agar anak tertib selama kegiatan pembelajaran sampai kepada pulangnya anak-anak kita beri komando perlantai supaya mereka tetap jaga jarak, memakai masker tertib sampai pulang kembali kerumah masing-masing,”Ujar “Eko Budiyanto mengakhiri.(Andy.S)






