Sarasehan Bareng Emak – Emak se Kelurahan Gebang, Gus Fawait Komitmen Entaskan Kemiskinan.

Persindonesia Jember _ Bakal calon Bupati Jember yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Muhammad Fawaid, yang akrab disapa Gus Fawait, terus menyoroti angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

Pernyataan Gus Fawait tersebut disampaikan saat sarasehan dengan emak – emak se Kelurahan Gebang yang bertajuk “ Sektor informal benteng terakhir ketahanan ekonomi daerah ” yang diselenggarakan di Hotel Bintang Mulya, pada Minggu 07/07/2024 malam.

“Hari ini kami berkumpul bersama – sama karena cinta, sambil membicarakan kemiskinan di Kabupaten Jember, dan bagaimana solusinya,” ujarnya.

Gus Fawait membeberkan angka kemiskinan di Kabupaten Jember, menurut data BPS pada tahun 2023 meningkat mencapai sekitar 236 ribu jiwa.

“Ada apa sebenarnya, kok malah meningkat, padahal angka kemiskinan untuk Provinsi Jawa Timur menurun,” ucapnya.

Kader Partai Gerindra yang bakal maju sebagai Calon Bupati Jember periode 2024 – 2029 mendatang itu, merasa senang dengan semakin tumbuhnya banyak relawan, yang menyatakan dukungannya.

“Tentu kami merasa senang, bahwa semakin banyak dukungan dari masyarakat. Itu berarti memberi kesempatan kepada generasi muda untuk menjadi pemimpin di Jember,” ujarnya.

Keberaniannya untuk maju dalam Pilkada 2024, menurut Gus Fawait karena sudah mendapatkan restu dari para petinggi Partai Gerindra, Partai Koalisi, Relawan dan juga dukungan dari emak – emak.

Gus Fawait juga menyinggung infrastruktur di Kabupaten Jember. Mulai dari kemacetan yang terjadi di perempatan Mangli, Bandara yang mangkrak, hingga jalan tol yang tidak masuk ke Jember.

” Bagaimana Jember akan maju jika investor kesulitan masuk di Kabupaten Jember ” ujarnya.

Gus Fawait berkomitmen, bila kelak di takdir menjadi Bupati Jember, dirinya bakal berjuang maksimal agar jalan tol masuk di Kabupaten Jember.

Tak hanya itu, untuk mengurangi kemacetan utamanya di perempatan Mangli, dirinya juga berkomitmen akan membangun fly over agar tidak terjadi kemacetan.

Dengan demikian dapat mudahkan investor masuk ke Jember, dan Jember semakin maju, sehingga kemiskinan di Kabupaten Jember dapat teratasi dengan baik “pungkasnya”.

 

(tr/lsn gebang) 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *