Segarkan Kinerja Perangkat Daerah, Sejumlah Kadis di Klungkung Alami Mutasi

Persindonesia.com, Klungkung – Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomer 800.1.3/335/BKPSDM/2025 tentang pengukuhan dan mutasi Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung, sebanyak sepuluh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama mengalami mutasi (pergeseran posisi jabatan). Dan seluruh pejabat menerima tunjangan jabatan sebesar Rp.2.025.000 sesuai ketentuan yang berlaku.

Sesuai Lampiran II SK Bupati, adapun pejabat yang dimutasi yakni, I Ketut Suandiyana dari Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan menjadi Staff Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM. I Wayan Ardiasa dari Kadis Koperasi, UMKM, Perindustrian, Perdagangan menjadi Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan.

Baca Juga : APBD Klungkung Tahun 2026 Ditetapkan, Porsi Belanja Daerah Naik 30,87 persen

Kemudian I Made Agung Gede Putra dari Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan menjadi Kadis Perhubungan. I Nyoman Sidang dari Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan menjadi Kadis Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, I Wayan Suteja dari Kadis PMD, Pengendalian Penduduk dan KB menjadi Kadis Kebudayaan. I Gusti Gede Gunarta dari Kadis Perhubungan menjadi Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan. Ni Made Sulisttiawati dari Kadis Pariwisata menjadi Staf Ahli bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan.

Sedangkan posisi Kadis PMD kini dijabat Ida Bagus Ketut Mas Ananda yang sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra. I Komang Dharma Suyasa dari Staf Ahli Bupati menjadi Kadis Koperasi. I Gusti Ketut Suardika dari Staf Ahli menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Disamping mutasi ada sebanyak empat pejabat menjalani pengukuhan jabatan, yakni I Putu Widiada yang merupakan Kalasa BPBD Klungkung. Luh Ketut Ari Citrawati jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan. I Komang Gde Wisnuadi Kadis Kearsipan dan Perpustakaan. I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya Kadis Sosial, PPPA.

Baca Juga : “Anak Emas” Menjadi Kendala Pengembalian Mutasi ASN

Bupati Satria mengatakan, pelantikan ini merupakan implementasi dari The right man on the right place sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan organisasi. Bagi pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, pihaknya mengharapkan dapat menjadi leader dan pemantik organisasi dalam menjawab tantangan-tantangan pada saat ini maupun di masa yang akan datang.

“Menjadi pemimpin harus berani mengambil tantangan, mampu berinovasi, berani keluar dari zona nyaman serta bekerja dengan cepat agar dapat melakukan percepatan program prioritas”, tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *