Sekcam Parung Bantah Pernyataan Manajemen Wanagriya, Desa Cogreg Akui Ada Aliran Dana Masuk

Bogor,Persindonesia.com-Pernyataan pihak manajemen Taman Wisata wanagriya Cogreg Parung bahwa Desa Cogreg dan Kecamatan Parung keluarkan izin serta adanya aliran uang masuk di bantah Sekertaris Camat Parung, namun kasi pemerintahan Desa Cogreg mengakui adanya aliran dana yang masuk dengan nilai yang di tentukan, uang tersebut diklaim di gunakan untuk kepentingan Desa,

Kasi Pemerintahan Desa Cogreg , Saipul Bachri, mengakui adanya aliran uang yang masuk ke Desa Cogreg ,namun Saipul mengklaim bahwa aliran tersebut merupakan kemauan dari manajemen Wanagriya.

“Soal retribusi itukan kemauan pihak WG sumbangsih mereka buat masyarakat bukan serta Merta kemauan kami ,kalau pun kita meng Kat begitu,bisa aja,”

” Ada,sekitar lima ratus rupiah per Pengunjung,” Kata Saipul saat di temui di Kantor Desa Cogreg ,Selasa ( 2/5/2023).

Namun saipul membantah pernyataan manajemen Wisata Wanagriya bahwa Desa Cogreg telah mengeluarkan ijin bagi Wisata Wanagriya.

“Kalaupun mereka mengatakan sudah ijin ke desa kan tempat perizinan itu bukan di desa itu adanya di Kabupaten , Desa tidak pernah mengeluarkan perizinan buat WG,” tegasnya

Soal surat menyurat lain, seperti halnya rekomendasi atau keterangan lainnya Saipul mengaku tidak pernah juga mengeluarkan izin.

“Saya pribadi belum pernah mengeluarkan izin ,ga tau kalau Kades terdahulu,”

Saipul mengklaim kontribusi dari tempat wisata Wanagriya masuk ke Kas Desa yang di gunakan untuk kepentingan desa.

“Karena ini untuk Kas Desa, saya gunakan untuk Kepentingan desa ,untuk beli ambulan,”

Sementara itu,Sekretaris Camat Parung, Ramdan, menegaskan bahwa tidak ada retribusi yang masuk Ke Kas Kecamatan Parung, malah semua pelayanan yang berada di Kecamatan Parung tidak di pungut biaya.

” Setau saya ga ada kontribusi apapun , ga tau kalau ke siapa gitu, kita liat aja pelayanan di bawah ga ada itu bayar , atau mungkin saya ga tau, ”

Ramdan menyebut pernyataan Taman Wisata Wanagriya soal adanya retribusi yang masuk ke Kecamatan adalah tidak benar Hoax .

“Kalau sayasih menyatakan ini Hoax ,karena sepengetahuan saya ini ga ada, saya tidak di laporin ,saya juga tidak tau karena retribusi itu sifatnya rutin setiap bulan , entah kalau oknum atau saya tidak di ajak ngobrol,”

Menurut keterangan Ramdan , saat ini taman wisata Wanagriya sedang mengurus izin operasional , setelah mendapat teguran dari Kecamatan Parung.

“Melalui kasi trantib kitasih pernah membuat surat teguran, biar segera diurus karena kalau ga ada retribusinyakan ga bisa di ambil oleh daerah jadi sangat di sayangkan,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *