Seminar D’Banjar Ekonomi Gotong Royong Ala Bli Mangde

Denpasar (persindonesia.com) – Menanamkan semangat gotong royong dalam usaha membangkitkan perekonomian masyarakat Desa melalui seminar d’banjar oleh tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kota Denpasar, komisi II Fraksi PDIP I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T.,( Bli Mangde ), yang digelar di Banjar Pohgading Desa Ubung Kaja Denpasar Utara. Minggu 22 Mei 2022.

Giat seminar d’banjar dimulai pada pukul 17:00 Wita di ikuti oleh ibu-ibu PKK Banjar Pohgading serta Sekeha Teruna Semadi Dharma Putra Banjar Pohgading, yang diawali oleh sambutan dari Kelihan Banjar Pohgading : A.A Ketut Mandira,S.H.,sebagai tuan rumah menyatakan rasa terimakasihnya serta rasa syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena giat ini kedepannya akan membawa manfaat yang baik bagi kehidupan perekonomian masyarakat Ubung Kaja, khususnya di Banjar Pohgading ini, ungkap Pak Kelihan.

Kelihan Banjar Pohgading : A.A Ketut Mandira,S.H.

Sebagai pembicara : I Gusti Agung Rai Wirajaya,S.E.,M.M. anggota DPR RI Dapil Bali Fraksi PDIP, yang hadir pada kesempatan tersebut diwakilkan oleh : A.A Made Suarta, menyatakan, “Gotong Royong merupakan budaya bangsa Indonesia yang mengakar kuat dan menjadi identitas bangsa saat ini, kebiasaan gotong royong ini dibangun dari semangat masyarakat Indonesia untuk mengejar kemajuan pasca keluar dari penjajahan, Gotong Royong merupakan modal sosial yang menurut Ir. Soekarno Proklamator kita sebagai jati diri bangsa sehingga perlu di konfirmasikan di era kakinian agar tetap relevan, gotong royong juga perlu ditanamkan kepada generasi muda agar semangat itu terus hidup dan dikembangkan saat ini”,ungkap Pak Agung.

Wakil anggota DPR RI Bali Fraksi PDIP : A.A Made Suarta

Dengan penuh semangat, I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., pada kesempatan tersebut menjelaskan, “Gotong Royong sangat bermanfaat disemua bidang kehidupan tak terkecuali dalam bisnis, sehingga kita akan mendapatkan pandangan baru yang kemungkinan besar dapat mengembangkan bisnis dan pada akhirnya akan memberikan inspirasi tentang langkah yang tepat untuk mengembangkan bisnis yang kreatif, cerdas dan inovatif. Gotong Royong adalah salah satu solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah dalam membangun sebuah usaha yang biasanya terkendala dalam modal,waktu,produk dan lain-lain. Dengan gotong royong kita akan memiliki hubungan atau koneksi yang luas sehingga usaha atau bisnis bisa berjalan dengan baik dan berkembang, untuk itu kita menawarkan sebuah konsep gotong royong melalui usaha kuliner  “GoBak” yaitu sebuah usaha kuliner makanan babi guling khas Bali yang dibuka dengan slot mulai 500 ribu, kita akan mendapatkan kerjasama sebuah usaha yang nantinya akan mendapatkan income serta laporan keuangan yang transparan”,ucap Bli Mangde.

Anggota DPRD Kota Denpasar, komisi II Fraksi PDIP I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T.

Sebagai pembicara dari Dinas Sosial Kota Denpasar, kepala Dinas Sosial Kota Denpasar : I Gusti Ayu Laxmy Saraswati,SS.M.Hum., yang diwakili oleh : A.A Marjaya dan I Nyoman Sukerta menjelaskan, “Apa yang menjadi tugas dari dinas sosial terkait dari tema seminar untuk membangkitkan ekonomi gotong royong, tugas pokok dari dinas sosial jelas mensejahterakan kehidupan sosial masyarakat baik itu sandang,pangan,papan dan kesehatan,tentunya masalah kesehatan merupakan terpenting terkait keikutsertaan kita menjadi perserta aktif jaminan kesehatan nasional dengan memiliki Kartu Indonesia Sehat ( KIS ), karena sering terjadi ketika kita berobat ke rumah sakit tanpa KIS maka kita masuk pasien umum dengan tanggungan semua biaya sendiri apalagi keadaan perekonomian saat pandemi tentu sangat berat, dengan memiliki KIS maka biaya pengobatan serta pelayanan rumah sakit akan dijamin tentunya dengan memilih program yang kita tentukan. Terkait dengan ekonomi gotong royong salah satu untuk menangani keluarga miskin, dinas sosial mempunyai trik yang bernama “Kelompok Usaha Bersama” jadi dalam kelompok usaha ini masyarakat terutama ibu-ibu akan dilatih sumber dayanya dengan ketrampilan untuk meningkatkan income perekonomian keluarganya”,ungkap Pak Agung Marjaya.

Pembicara dari Bank Pembangunan Daerah Bali, Kepala Cabang Utama Denpasar Bank BPD Bali : Putu Dharmapatni,SE.,MM., pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Cabang Pembantu Ubung BPD Bali : Bapak Kadek Marlon menjelaskan tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) yaitu bantuan kredit untuk masyarakat dari KUR Super Mikro pinjaman 10 juta jangka waktu 5 tahun, KUR Mikro pinjaman dari 25 juta hingga 100 juta jangka waktu 5 tahun, dan KUR Kecil dengan pinjaman 150 juta hingga 500 juta jangka waktu 5 tahun dengan persyaratan telah di lampirkan dalam ketentuan yang dibagikan kepada peserta seminar.

Giat seminar d’banjar ditutup pukul 19:00 Wita dengan ditandai penyerahan bantuan dana dari anggota DPR RI Fraksi PDIP Bali oleh A.A Made Suarta kepada Kelihan Banjar Pohgading A.A Ketut Mandira,S.H.,yang disambut tepuk tangan meriah oleh peserta seminar.

( Dudick )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *