Denpasar (Persindonesia.com) 22 Januari 2022 – Seminar Nasional dan Focus Group Discussion Teknologi Blockchain Academy dilaksanakan di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, selama tiga hari sejak 21 Januari – 23 Januari 2022.
Secara khusus acara dibuka secara daring oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., ditandai dengan pemukulan gong.

Visi penting yang di bahas pada Seminar Nasional Focus Group Discussion Teknologi Blockchain Academy ; Menyelamatkan Anak Putus Sekolah melalui Pendirian Institute Teknologi Blockchain Indonesia.
Ikatan Saudagar Muslim Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Pengembangan Bisnis Managemen (YPBM) akan membuka penyelanggaraan Seminar Nasional dan Focus Group Discussion Teknologi Blockchain Academy pada Sabtu 22 Januari 2022 dimulai sekira pukul 10.00 WITA di Hotel Aston Denpasar, Bali.
Seminar ini diselenggarakan dalam rangka persiapan launching Blockchain Academy sebagai sekolah online pertama yang menggunakan Teknologi Blockchain serta dalam rangka persiapan pendirian Institute Teknologi Blockchain Indonesia.
Seminar tersebut diikuti oleh 99 Profesor, Guru Besar, dan Rektor dari berbagai Universitas dengan berbagai latar belakang keilmuan. “Selain menghadirkan para Profesor dan Rektor, panitia seminar juga menghadirkan Rizki Adam (Tokoh Muda Penggiat Blockchain),” kata Juliana Wahid, Ketua Panitia seminar sekaligus Sekjen Ikatan Saudagar Muslim Indonesia.

Harapannya, menurut Juliana, para Guru Besar dan Rektor serta berbagai peserta dari unsur lain dapat memberikan sumbangsih pemikiran dalam pendirian Institut Teknologi Blockchain Indonesia. Ketika Institut tersebut segera bisa didirikan, dampak positifnya, teknologi Blockchain tersebut dapat diimplementasikan di semua jenis industri dan Bisnis.
Sebelum hal itu terwujud, tak ayal, perlu didirikan satu lembaga akademi khusus yang membidangi pengembangan dan penelitian secara akademik, sehingga teknologi ini dapat menjadi sebuah mata kuliah umum baru untuk didistribusikan ke seluruh tingkatan pendidikan di Indonesia. “Inilah yang menjadi dasar kami untuk mendirikan Institut Teknologi Blockchain di Bali,” kata Juliana Wahid.
Tujuan sosial pendirian Blockchain Academy adalah membantu anak-anak putus sekolah di berbagai daerah di Indonesia, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan secara gratis dan dapat meneruskan pendidikan mereka hingga ke jenjang Perguruan Tinggi.
Berbagai misi luhur dalam Seminar Nasional ini akan segera bisa terwujud ketika mendapat dukungan dari Pemerintah dan berbagai elemen Bangsa Indonesia, sehingga teknologi Blokchain ini bisa diterapkan di berbagai lembaga pendidikan di seluruh Indonesia, demikian.
(Tim & Juliana Wahid/Ketua Panitia Seminar dan Sekjen ISMI).






