PersIndonesia.Com,Bangli- Akses jalan penghubung antara Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli dengan Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung hancur lebur. Parahnya kerusakan jalan yang terjadi membuat masyarakat dan pengguna jalan merasa was was, mengingat jalur tersebut cukup padat arus lalu lintas.
Berdasarkan pantuan dilapangan, rusaknya jalan di Jalan Raya Uluwatu, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli cukup mengkhawatirkan, karena dipastikan akan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) hingga merengut korban jiwa. Selain itu jalur ini minim adanya Lampu Penerangan Jalan (LPJ) yang menambah parahnya situasi malam hari.
Baca Juga : Acap Kali Menimbulkan Bahaya, DPRD Bangli Soroti Kerusakan Jalan di Bangbang
Menurut salah satu warga setempat mengatakan rusaknya jalan sudah lama. Beberapa waktu lalu memang sempat ditambal tetapi kini kembali bolong bolong (berlubang). Dan kami sempat mengisi lobang dengan tanah, tetapi karena hujan deras hanyut lagi. Kondisi saat ini parah, apalagi kalau malam, jika kurang hati-hati bisa terjadi kecelakaan.
Arus lalu lintas disini padat, selain ada Sekolah SMP Negeri 1 Tembuku dan Pasar, jalur ini adalah akses penghubung antara Kabupaten dari Bangli ke Klungkung. “Kondisi seperti ini kalau didiamkan imbasnya sudah pasti kecelakaan tak bisa dihindarkan”, ujar salah satu warga yang tidak mau disebut namanya.
Disisi lain, salah satu pengendara bernama Wayan mengatakan tadi sempat hampir tabrakan untungnya pengendara dari utara segera minggir ke kiri. Kebetulan saya dari arah selatan menuju ke Penida pas di jalan ini ngerim mendadak, karena kanan kiri jalan hancur. “Ya semoga Pemerintah bisa memperhatikan dan berupaya memperbaiki jalan ini, kasihan masyarakat jika mengalami kecelakaan”, ujarnya penuh cemas, Sabtu (29/6)
Sementara itu Camat Tembuku, I Putu Sumardiana mengatakan terkait jalan rusak di wilayah Tembuku, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas PU. Diakuinya untuk akses jalan dari Tembuku-Klungkung ini termasuk lintas Provinsi. Beberapa waktu lalu Dinas PU Bangli telah mengecek ke lapangan dan kemudian melakukan penambalan.
Beberapa waktu lalu sempat dilakukan penambalan, karena kondisi hujan kemungkinan kembali terkikis hingga kembali hancur ditambah lagi dengan dilalui oleh kendaraan berbeban berat. “Untuk akses jalan yang rusak kami selalu melakukan koordinasi dengan Dinas PU untuk bisa ditindak lanjuti”, kata Sumardiana.
Baca Juga : Program MBG di Kabupaten Bangli Mulai Berjalan Sasar Kecamatan Tembuku
Lebih lanjut kata Camat Tembuku, tidak hanya jalan diwilayah tembuku, jalan rusak diwilayah Cepungung-Bangkiangsidem- Bangbang, Kecamatan Tembuku sebelumnya hancur telah diaspal hotmik, sehngga arus lalu lintas lancar, namun karena kondisi hujan kembali sedikit demi sedikit mulai rusak.
Perbaikan insfratrktur memang menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi untuk menjaganya perlu kesadaran bersama, semisal bergotong royong membersihkan selokan yang ada disisi ruas jalan, agar airnya tidak tersumbat dan naik ke jalan, sehingga aspal tidak cepat jebol.
“Kami tetap berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten untuk melakukan perbaikan insfratruktur yang rusak. Dan kamipun juga tetap menghimbau masyarakat untuk bersama menjaga insfratruktur yang ada demi kebaikan bersama”, pungkasnya.
Dan terkait kondisi jalan rusak yang ada, hingga saat ini Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli belum bisa dikonfirmasi. (IGS)






