Sempat Tak Sadarkan Diri, Petugas Kebersihan Pasar Galiran Ditemukan Meninggal Dunia

PersIndonesia.Com,Klungkung- Suasana di Pasar Galiran Klungkung sontak dibuat geger setelah seorang petugas kebersihan bernama I Nengah Ngaya (57) ditemukan meninggal dunia saat menjalankan tugasnya, pada Kamis (16/10) sore. Informasi yang terhimpun menyebutkan peristiwa mengeggerkan diketahui terjadi sekitar pukul 15.30 Wita di area Blok D Pasar Galiran, Kelurahan Semarapura Klod.

Peristiwa berawal sekitar pukul 14.00 Wita, korban yang merupakan warga asal Banjar Sangging, Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini terlihat menyapu di area Blok D Pasar Galiran. Setelah membersihkan satu lorong korban yang berstatus PNS tersebut mengeluh tidak enak badan dan beristirahat sambil membeli kopi di sekitar lokasi.

Baca Juga : Mimih! Akibat Lakalantas Maut di Pasar Galiran Klungkung, 1 Nyawa Melayang

Berselang 15 Menit kemudian korban kembali bekerja mengambil sampah. Namun sekitar pukul 15.30 WITA korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri. Para pedagang dan pembeli yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan pertama, namun korban tidak menunjukkan respons dan warga menghubungi ambulance tim Ambulan Kris Klungkung.

Selanjutnya sekitar pukul 15.45 Wita Amblan Kris tiba dan segera memberikan alat bantu pernapasan. Setelah pemeriksaan awal, petugas medis menyatakan korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda pernapasan. Korban kemudian dievakuasi ke UGD RSUD Klungkung, dan setelah dilakukan observasi, dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi, sesak napas, dan hernia. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena faktor kesehatan,” ujarnya, Jumat (17/10).

Baca Juga : PLN Lakukan Groundbreaking Program Smart PVR di Terminal Pasar Umum Galiran

Keluarga korban pun telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak menuntut proses hukum. Namun, pihak keluarga berharap dapat melihat rekaman CCTV Pasar Galiran untuk memastikan kronologis kejadian.
Saat ini jenazah korban disemayamkan di Ruang Jenazah RSUD Klungkung. Polisi telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan melakukan pendataan terhadap saksi serta lokasi kejadian.

Sementara Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima jenazah I Nengah Ngaya. “Ngih benar”, ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *