Badung Persindonesia.com – Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, berbagai program strategis mulai menunjukkan capaian nyata. Melalui visi Sapta Kriya Adi Cipta, duet Adi–Cipta menitikberatkan pembangunan yang terukur, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai lokal Bali.
Di sektor infrastruktur, pembenahan dilakukan secara bertahap dan sistematis. Rekayasa lalu lintas di kawasan Kerobokan Kelod berhasil memangkas waktu tempuh dan mengurai kepadatan kendaraan. Pembangunan empat trase jalan baru serta Jalan Lingkar Selatan turut memperkuat konektivitas antarwilayah. Penataan kabel utilitas dan normalisasi sungai juga menjadi bagian dari langkah penataan kawasan agar lebih tertib dan aman.
Persoalan lingkungan mendapat perhatian melalui gerakan bersih pantai berkelanjutan serta peningkatan kapasitas distribusi air bersih, khususnya ke wilayah Badung Selatan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menjaga daya dukung lingkungan di tengah pertumbuhan pariwisata.
Di bidang sumber daya manusia, Pemkab Badung menghadirkan program bimbingan belajar Bahasa Inggris gratis berbasis banjar untuk meningkatkan daya saing generasi muda. Beasiswa bagi anak petani dan nelayan juga digulirkan guna memperluas akses pendidikan. Sementara di sektor kesehatan, layanan homecare “Nak Badung Sehat” diperkuat agar masyarakat mendapat pelayanan langsung hingga ke rumah.
Dukungan terhadap olahraga dan penguatan jaminan sosial bagi veteran, penyandang disabilitas, serta lansia turut menjadi prioritas. Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tertib administrasi kependudukan, termasuk dalam pengurusan akta kematian.
Pelestarian adat dan budaya tetap menjadi fondasi pembangunan. Dukungan dana kreativitas ogoh-ogoh, pengembangan desa wisata, hingga penyelenggaraan festival budaya menjadi strategi memperkokoh identitas Bali di tengah dinamika global.
Satu tahun pertama ini dinilai sebagai tahap peletakan fondasi. Tantangan pembangunan ke depan masih kompleks, namun arah menuju pariwisata Badung yang berkualitas, berdaya saing, dan berlandaskan nilai Sat Kerthi Loka Bali kian terstruktur dan terukur.
Badung – Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, berbagai program strategis mulai menunjukkan capaian nyata. Melalui visi Sapta Kriya Adi Cipta, duet Adi–Cipta menitikberatkan pembangunan yang terukur, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai lokal Bali.
Di sektor infrastruktur, pembenahan dilakukan secara bertahap dan sistematis. Rekayasa lalu lintas di kawasan Kerobokan Kelod berhasil memangkas waktu tempuh dan mengurai kepadatan kendaraan. Pembangunan empat trase jalan baru serta Jalan Lingkar Selatan turut memperkuat konektivitas antarwilayah. Penataan kabel utilitas dan normalisasi sungai juga menjadi bagian dari langkah penataan kawasan agar lebih tertib dan aman.
Persoalan lingkungan mendapat perhatian melalui gerakan bersih pantai berkelanjutan serta peningkatan kapasitas distribusi air bersih, khususnya ke wilayah Badung Selatan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menjaga daya dukung lingkungan di tengah pertumbuhan pariwisata.
Di bidang sumber daya manusia, Pemkab Badung menghadirkan program bimbingan belajar Bahasa Inggris gratis berbasis banjar untuk meningkatkan daya saing generasi muda. Beasiswa bagi anak petani dan nelayan juga digulirkan guna memperluas akses pendidikan. Sementara di sektor kesehatan, layanan homecare “Nak Badung Sehat” diperkuat agar masyarakat mendapat pelayanan langsung hingga ke rumah.
Dukungan terhadap olahraga dan penguatan jaminan sosial bagi veteran, penyandang disabilitas, serta lansia turut menjadi prioritas. Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tertib administrasi kependudukan, termasuk dalam pengurusan akta kematian.
Pelestarian adat dan budaya tetap menjadi fondasi pembangunan. Dukungan dana kreativitas ogoh-ogoh, pengembangan desa wisata, hingga penyelenggaraan festival budaya menjadi strategi memperkokoh identitas Bali di tengah dinamika global.
Satu tahun pertama ini dinilai sebagai tahap peletakan fondasi. Tantangan pembangunan ke depan masih kompleks, namun arah menuju pariwisata Badung yang berkualitas, berdaya saing, dan berlandaskan nilai Sat Kerthi Loka Bali kian terstruktur dan terukur.






