Persindonesia.com Jembrana – Persiapan peresmian Sirkuit All In One yang baru hanya lintasan makepung tersedia, diresmikan pada tanggal 30 Desember 2022 yang rencananya di hadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno sudah dalam penataan dan pembersihan di lapangan.
Sesuai rencana Sirkuit All In One akan di khususkan hanya sirkuit tradisional, sedangkan sirkuit modern akan ditempatkan wilayah Rambut Siwi, Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo. Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Anak Agung Komang Sapta Negara saat dikonfirmasi awak media.
Satgas Kontijensi Dalam Ops Lilin, Korps Brimob Kaltim Siapkan Patroli Skala Besar
Ia juga menjelaskan, terkait kesiapan sirkuit, hanya baru lintasan mekepung saja baru tersedia, terkait lintasan road race nanti ditempatkan di Rambut Siwi, itu sudah dikonsepkan agar tidak tercampur dengan sirkuit tradisional dan modern. Untuk sirkuit modern sudah ditetapkan di Rambut Siwi dan untuk di Sirkuit All In One itu dikhususkan sirkuit tradisional, itu konsepnya nanti. Jumat (23/12/2022)
“Bersyukur kita mempunyai sirkuit ini ada event atraksi nantinya termasuk mekepung tradisional itu tetap, ini sudah terjadwal. Terkait persiapan lapangan Sirkuit All In One, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas LH Jembrana sudah mulai dengan penataan sampah. “Yang menjadi masalah adalah sampah kiriman, sedangkan sampai yang sudah ada disana kita bisa atasi. Kita sudah mulai melibatkan anak-anak, masyarakat kemudian komponen-komponen masyarakat lainya,” terangnya.
Senyum Ceria Anak Anak Ketika Terima Hadiah Natal Dari Brigjen TNI Jo Sembiring
Dinas LH juga, lanjut Sapta, sudah mengkoordinir beberapa sampah, yang menjadi kendala dalam hal ini adalah alam yaitu sampah kiriman. “Namanya di pesisir pantai kita tidak bisa memprediksi sampah kiriman. Untuk kesiapan personil dan sarana dan prasarana sudah kita persiapan dan sekarang hanya tinggal kondisi cuaca pada saat peresmian yang dikuti pergelaran tari masal dan jegog mebarung,” ujarnya.
Untuk persiapan penari masal baik dari ibu PKK maupun anak-anak, Sapta mengaku sudah dipersiapkan, dan juga sudah melakukan gladi resik beberapa kali. “Termasuk jegog dan makepung sudah kita persiapkan. Terkait mekepug punya hari tersendiri nanti pada tanggal 27 Desember 2022. Mudah-mudahan doa bersama kegiatan bisa berjalan degan lancar, lantaran sirkuit tersebut baru dimulai dengan kegiatan-kegiatan besar,” pungkasnya. Vlo






