Badung, persindonesia.com 10 Mei 2025 – SMK PGRI 1 Badung (SKARISBA) kembali meluluskan siswa-siswa trampil dari dua kompetensi keahlian: Perhotelan dan Jasa Pariwisata serta Tata Boga. Acara pelepasan yang berlangsung di Hotel Made Bali, Sabtu (10/5), menjadi momentum penuh haru dan semangat, sekaligus menandai kesiapan para lulusan untuk memasuki dunia nyata dengan bekal yang telah mereka peroleh selama tiga tahun menempuh pendidikan di SKARISBA.

Kepala SMK PGRI 1 Badung, I Gede Ari Nesa Wijaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh lulusan tahun ajaran 2024/2025 telah menyelesaikan rangkaian ujian teori dan praktik dengan hasil yang membanggakan. “Seluruh siswa kami lulus dengan nilai yang sangat baik. Banyak dari mereka sudah diterima bekerja di tempat magang sebelumnya, dan beberapa juga telah mendaftarkan diri ke perguruan tinggi. Ini membuktikan bahwa lulusan SKARISBA benar-benar siap Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha,” ujarnya.
Dalam hampir dua dekade eksistensinya, SKARISBA dinilai mampu menunjukkan kontribusi nyata dalam mencetak tenaga kerja siap pakai, terutama di sektor pariwisata yang merupakan ujung tombak ekonomi Bali. Konsistensi dalam menjaga mutu pendidikan membuat masyarakat terus mempercayakan pendidikan anak-anaknya di sekolah ini. “Tahun ini, sudah lebih dari 100 calon siswa mendaftar untuk tahun ajaran baru. Ini adalah bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap SKARISBA,” tambah Ari Nesa.
Kepada para lulusan, Kepala Sekolah berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai pijakan menuju masa depan yang sukses. “Sekali menjadi bagian dari keluarga besar SMK PGRI 1 Badung, selamanya tetap menjadi keluarga. Jangan lupakan almamater yang telah membentuk karakter dan keahlian kalian,” pesannya.
Sementara itu, Pengawas SMK dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, I Wayan Budiyasa, Sebagai pendamping sekolah di SMK PGRI 1 Badung, “Program kami bagaimana mengidentifikasi, dengan langkah awal membuat perencanaan mengidentifikasi potensi yang ada sehingga kita bisa mendorong pengembagannya, jadi sekolah juga mempunyai kesempatan tumbuh berkembang sesuai dengan potensi dan kharakter disekolah” ungkapnya.
Budiasa juga menyampaikan bahwa potensi pariwisata Bali yang masih kuat menjadikan kompetensi keahlian di bidang ini sangat strategis. Ia menyampaikan optimismenya terhadap masa depan lulusan SKARISBA.“Pariwisata Bali masih menjadi sektor unggulan, dan SMK seperti SKARISBA sangat relevan dalam mencetak tenaga kerja di bidang ini. Sekolah harus terus mengembangkan diri sesuai dengan karakter dan potensi yang dimiliki,” jelas Budiyasa.
Ia juga menekankan pentingnya sekolah menengah kejuruan bersikap adaptif terhadap perubahan zaman agar mampu menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari YPLP PGRI Provinsi Bali, YPLP Kabupaten Badung, komite sekolah, pengawas pendidikan, serta perwakilan dari dunia usaha dan industri.
Acara ditutup dengan pentas seni dan hiburan dari para siswa sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih.
@k.






