Jember,Persindonesia.com – Dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha daerah, Perumda Perkebunan Kahyangan Jember menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program-program pemerintah Kabupaten Jember, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Direktur Perumda PDP Kahyangan Jember, Sofyan Sauri, S.M., M.M., dalam kegiatan Temu Kelompok Tani se-Kecamatan Panti yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember bersama Gus Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, S.E., M.M., dalam agenda Bunga Desa Tahun 2025 di Desa Pakes, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (27/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Sauri menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap program pemerintah daerah yang terus berupaya menggerakkan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, sungguh luar biasa dan bagus program ini. Langkah pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, patut diapresiasi. Terlebih, dengan turunnya harga pupuk dan kemudahan akses bagi petani, ini sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Sofyan dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Sofyan menegaskan bahwa Perumda PDP Kahyangan Jember berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah strategis pemerintah, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
“Program-program pemerintah menjadi prioritas Gus Bupati Jember, terutama dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Kami siap mendukung penuh. Beberapa waktu lalu, kami juga telah membuktikan dukungan nyata terhadap ketahanan pangan, baik dalam komoditas jagung maupun swasembada gula dari tanaman tebu,” lanjutnya.
Menurut Sofyan, Perumda PDP Kahyangan saat ini telah melakukan berbagai upaya konkret, di antaranya dengan pembukaan lahan baru untuk tanaman jagung seluas 57 hektar, sehingga total lahan jagung yang dikelola mencapai 400 hektar.
Sementara itu, untuk komoditas tebu, PDP Kahyangan mengelola lahan seluas 82 hektar, dan bila digabung dengan lahan-lahan kemitraan, totalnya hampir sebanding dengan lahan jagung.
Selain fokus pada jagung dan tebu, Perumda PDP Kahyangan juga terus mengembangkan komoditas unggulan lainnya seperti karet, kayu-kayuan, dan kopi — yang menjadi kekuatan utama sektor perkebunan di Jember.
“Kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, agar ketahanan pangan Jember semakin kokoh dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Harapan kami, ke depan, sektor pertanian dan perkebunan Jember tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi penopang ketahanan pangan nasional,” tutup Sofyan.
Melalui dukungan nyata dari berbagai pihak, termasuk Perumda PDP Kahyangan Jember, program ketahanan pangan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Bupati Muhammad Fawait diyakini akan terus berkembang, membawa kesejahteraan bagi petani dan kemakmuran bagi masyarakat Jember secara keseluruhan.(And)






