Persindonesia.com Jember – puluhan warga Kelurahan Kebonsari mendadak mendatangi Kantor Kelurahan untuk mengadakan pemilihan Ketua RW.18. Setelah selesai Melaksanakan Mediasi Dengan warga Setempat,telah Sepakat Untuk Dilaksakannya Pemilihan RW 18. Desakan tersebut berdasarkan beberapa alasan. Salah satunya karena Ketua RW.18 yang ada sudah menjabat selama 2 periode lebih.
Lurah Kebonsari, Herlan Hidayat membenarkan adanya desakan itu. Dimana sejak seminggu terakhir, beberapa warga meminta pihak Kelurahan untuk mengadakan pemilihan Ketua RW.18 yang baru. Namun sebagian lagi ada yang masih mempertahankan RW yang sedang menjabat saat ini.
Tabayyun Ajang Festival Turnamen Bola Voli Menuwai Hal Positif
“Dari situlah timbul konflik yang mengusik ketenangan warga. Sehingga hari ini pihak Kelurahan Kebonsari mengadakan mediasi untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya, Selasa (4/1).
Herlan melanjutkan, jika memang 75 persen warga ingin mengganti Ketua RW.18, dirinya meminta kepada pihak pengusung pemilihan RW untuk menyertakan berita acara. Dengan catatan berita acara yang dimaksud ada tanda tangan dari RT.01-RT04 beserta stempel.
Terduga TO Sindikat Narkoba Dilumpuhkan Polisi, Satu Tewas Satu Kritis
“Sementara ini yang ada hanya RT.04 saja, tapi tidak ada stempelnya. Oleh sebab itu, silakan untuk dilengkapi persyaratan itu (tanda tangan RT.01-04 beserta stempel ,” ucapnya.
Di sisi lain, Babinsa Kebonsari, Bagus S. mengatakan, permasalahan yang terjadi hanya merupakan kesalah pahaman antar warga. Sehingga memicu terjadinya konflik yang mengganggu keamanan dan ketentraman.
Basir DPO Teroris Poso Tewas Dalam Baku Tembak Dengan Satgas Madago
“Alhamdulillah, mediasinya sudah selesai. Setelah melalui perdebatan yang sengit dan panjang, akhirnya kami menemukan jalan keluar,” imbuhnya.
Bagus menambahkan, seluruh warga yang hadir dalam proses mediasi sudah sepakat untuk mengadakan pemilihan Ketua RW.18 ini yang baru. “Dan tanpa diintervensi oleh siapapun,” tambahnya.
Ny. Putri Koster Apresiasi Pengerajin Batik di Ubud
Harapannya, setelah pemilihan Ketua RW.18 nanti selesai dan muncul pemenangnya, warga setempat harus damai dan tidak membuat keributan lagi. Sehingga tercipta kerukunan dalam bertetangga.
“Kita ini hidup bertetangga sudah bertahun-tahun. Jadi tolong jangan sampai dirusak (kerukunan dalam bertetangga ” Tuturnya (Nurul)






