Persindonesia.com Jembrana – Musibah kebakaran rumah menimpa warga Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana bernama Ahmad Haidir 43 tahun yang terjadi pada hari Minggu (23/7/2023) dinihari tadi, menelan kerugian mencapai Rp 100 Juta, mendapat perhatian dari Bupati Jembrana I Nengah Tamba, dan langsung memantailokasi kebakaran tersebut.
Bupati Tamba didampingi oleh Kalaksa BPBD Jembrana menyerahkan bantuan kebutuhan dasar dan paket sembako kepada korban. “Jika dibanding dengan yang dialami masyarakat maka tidak lah sebanding sembako dari kami, tetapi ini merupakan rasa empati kami terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati Tamba juga menghimbau masyarakat agar benar-benar teliti dan waspada terhadap peralatan listrik yang kerap menjadi penyebab kebakaran. “Kebakaran merupakan musibah yang tidak dapat diprediksi, kepada masyarakat selalu berhati-hati, antisipasi yang berpotensi mengakibatkan peristiwa yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Rumah Warga Desa Cupel Ludes Terbakar Dilalap Si Jago Merah
Dilain sisi Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan bantuan yang diberikan berupa bantuan kebutuhan dasar serta paket sembako. “Setiap kejadian bencana tentu yang pertama kali adalah bantuan layanan kebutuhan dasar, paling tidak untuk kehidupannya tidak terhambat, pertama paket sembako kemudian alat untuk tidur kemudian alat untuk mandi itu yang kita utamakan dulu,” ujarnya.
Lebih lanjut pihaknya berupaya akan mengusulkan bantuan bedah rumah kepada korban kebakaran guna untuk penguatan ekonomi. “Kita upayakan untuk bantuan perbaikan rumah nanti kita usulkan itu lewat proposal,” tutupnya.
Sementara pemilik rumah Ahmad Haidir mengungkapkan kerugian yang ia alami capai ratusan juta rupiah.”Kejadian jam 3.30 subuh, alhamdulilah tidak ada korban jiwa tapi rumah semua habis isinya tidak ada yang tersisa kecuali sepeda motor, total kerugian kami ratusan juta,” ungkap Ahmad.
Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali di Gianyar
Ahmad Haidir berharap atas musibah yang terjadi Pemerintah Daerah diharapkan dapat membantu untuk meringankan beban warga Jembrana yang terkena musibah. “Kami berharap semoga pemerintah bisa memerhatikan saya atas musibah yang menimpa kami sekeluarga,” harapnya. Sur






