Persindonesia.com Jembrana – Kondisi jalanan licin dan cuaca hujan gerimis, sebuah teruk bermuatan kayu dikendarai oleh I Putu Septu Wahyudi 27 tahun asal Desa Baluk, Kecamatan Negara, terguling lantaran tidak kuat menanjak. Kejadian tersebut terjadi di tikungan Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk KM 65-66 Tikungan Rudias Banjar Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, pada Minggu 1 September 2024 sekira pukul 05.45 wita.
Akibat kecelakaan ini, tumpahkan BBM solar dan kondisi jalan yang licin mengakibatkan insiden lainnya di lokasi yang sama. Sebuah truk bermuatan sepeda motor yang datang dari arah barat menuju Denpasar juga mengalami slip saat mencoba melewati tanjakan tersebut. Kedua kecelakaan ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional tersebut.
Rizky Calon Bupati Lamandau, Hadir Menjalani Tes Kesehatan, Ini Hasilnya !!!
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pekutatan Kompol I Putu Suarmadi membenarkan kejadian tersebut, ia menuturkan, truk tersebut datang dari arah barat dan menikung dari arah barat ke timur menuju Denpasar. “Tiba di lokasi, truk tidak kuat melalui tanjakan kemudian mundur dan terbalik sehingga kendaraan menutup sebagian badan jalan,” terangnya.
Menjelang siang, lanjut Suarmadi, sebuah truk bermuatan sepeda motor datang dari arah barat menuju ketimur (Denpasar), saat hendak melewati tanjakan truk tersebut tidak bisa naik. “Saat itu kondisi jalan basah akibat hujan gerimis dan ditambah lagi adanya ceceran solar sehingga truk tersebut slip dan tidak bisa naik, sehingga truk memenuhi badan jalan,” jelasnya.
Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Internasional untuk Capai Tujuan SDGs
Sekira pukul 11.30 wita, imbuh Suarmadi, truk yang muat sepeda motor telah berhasil dievakuasi ketempat yang aman. “Situasi arus lalu lintas sudah kembali berjalan dengan normal. Kejadian tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya. Dar






