Bangli,PersIndonesia.Com- Dalam rangka menciptakan ketertiban dan keamanan berlalulintas serta dalam upaya menjaga Kamtibmas yang tetap kondusif, Unit Turjawali Sat Lantas Polres Bangli menggelar Patroli kewilayahan.
Berdasarkan informasi yang terhimpun dilapangan kegiatan Patroli yang dilaksanakan Unit Turjawali Sat Lantas Polres Bangli dimulai pukul 11.30 Wita dengan menyusuri jalur Jalan Raya Kayubihi menuju Kintamani.
Baca Juga : Ditpolairud Polda Jatim Amankan Seorang Perempuan Diduga Perakit Bom
Menurut Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Bangli, I Nengah Bagiadnyana menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan Operasi Cipkon Agung 2024, sebagai upaya mewujudkan ketertiban dan kenyamanan saat berlalulintas di jalan raya.
Dan untuk kegiatan kali ini kami intensifkan pada pengendara yang menggunakan knalpot brong (knalpot yang tidak sesuai spesifikasi) yang menimbulkan kebisingan dan menggangu kenyamanan.
“Berbekal informasi yang ada, Patroli kami intensifkan di Jalan Kayubihi tepatnya di depan SMKN 2 Bangli”, ujarnya Selasa (30/7/24).

Kemudian dari hasil intensif Patroli yang kami lakukan pada lokasi SMKN 2 Bangli saat itu ditemukan adanya pelajar yang menggunakan knalpot brong.
Dan berdasarkan hasil penertiban yang dilakukan oleh Personil terdapat 6 orang pelajar yang memakai knalpot brong. Selanjutnya kami lakukan penindakan tegas penilangan.
“Untuk kendaraan sementara kami amankan di Polres Bangli untuk proses persidangan selanjutnya”, terang Ipda Bagiadnyana.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bangli, AKP Made Arie Tara Kumalasari menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk tegas dari jajaran Sat Lantas Polres Bangli dalam menindak pelanggaran lalulintas yang ada.
Baca Juga : Gianyar Rawan Narkoba, Kapolres : Jajaran Akan Lakukan Pendalaman dan Pengembangan
Dan apa yang kami lakukan merupakan bentuk edukasi bagi semua masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyaman berlalu lintas serta mematuhi aturan yang ada.
“Lebih baik melakukan antisipasi sebelum kecelakaan/musibah itu terjadi menimpa kita”, tandasnya. (IGS)






