UPT SMPN 3 dan SMPN 5 Tapung Adakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Tapung, – Dalam rangka pembuatan media pembelajaran dan modul Proyek (P5), UPT SMPN 3 dan UPT SMPN 5 Tapung menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka yang dilaksanakan di UPT SMPN 3 Tapung tanggal 21 s/d 22 Juli 2023.

Img 20230721 Wa0013
Img 20230721 Wa0013

Kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar H. Aidil SH.M.Si yang diikuti oleh Kepala UPT SMPN 3 dan SMPN 5 beserta perwakilan guru dari 2 SMPN tersebut.

Img 20230721 Wa0014
Img 20230721 Wa0014

Acara ini diawali dengan sambutan dari Bapak Yasri S.Pd Kepala UPT SMPN 3 Tapung selaku tuan rumah kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka, dalam sambutannya Yasri mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai penyempurnaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dari tahun sebelumnya, sehingga diharapkan pembelajaran P5 pada tahun ajaran ini lebih holistik, kontekstual, berpusat pada peserta didik dan eksploratif yang pada akhirnya mewujudkan profil pelajar pancasila yang seutuhnya,” ungkapnya.

Img 20230721 Wa0015
Img 20230721 Wa0015

Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan dan Olahraga Kab. Kampar dalam sambutan sekaligus arahannya menyampaikan bahwa Workshop ini dijadikan sebagai wadah untuk membentuk guru yang profesional dan tanggap akan perubahan,” ucap H. Aidil SH.M.Si mengawali sambutannya.

Img 20230721 Wa0016
Img 20230721 Wa0016

Aidil menjelaskan, dengan mengikuti kegiatan ini, harapannya nanti siswa mendapatkan pencerahan serta dapat di implementasikan dalam pelaksanaan kurikulum merdeka serta implementasinya dalam P5 seterusnya,” harap Plt Kadis.

Selanjutnya, workshop yang hadiri oleh instruktur nasional yang sangat profesional yakni ibu Sri Elvina S.Pd ini dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila yang disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan baik secara prinsip pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilakukan secara fleksibel dari segi muatan, kegiatan dan bagaimana praktik penyusunan dan tahapan pelaksanaan kegiatan projek,” paparnya.

Kita berharap kegiatan workshop ini diselenggarakan agar pelaksanaan P5 nantinya membuahkan hasil yang bukan hanya sekedar adanya tampilan karya dari siswa atau menghasilkan produk saja sehingga diperlukan adanya pembekalan khusus bagi para guru supaya terampil dalam merancang kegiatan P5 dan mencapai tujuan dari program tersebut,” tutupnya.**(Mohd Irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *