Usaha Inipun Ikut Terkena Dampak Pandemi Covid-19

Probolinggo, Persindonesia,- Kota Probolinggo penuh dengan makanan khas dan sovenirnya. Hingga salah satu pemuda memberanikan diri membuka industri di bidang konveksi.

Rian Dwi Putra (31), salah satu putra daerah yang berani mengawali membuka industri di bidang konveksi pada tahun 2012, untuk menambah lapangan kerja bagi ibu ibu yang ada di sekitar lokasi usahanya yang berada di Kota Probolinggo.

Dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini, sangat dirasakan betul imbasnya, Biasanya sebelum pandemi CV. Break Kay milik Rian bisa melayani permintaan dari kaos, jas, dan lain lain hingga orderan menumpuk dan sampai kewalahan, namun setelah pandemi Covid-19 ini, hingga PPKM Darurat di berlakukan, permintaan berkurang sangat drastis sekitar 80% penurunan nya, bahkan bisa dikatakan maju runtuh mundur tenggelam.

Namun semangat yang penuh dengan keyakinan, Sampai saat ini Rian masih menekuni walau tak sebanding pendapatan dengan pengeluaranya.

” Saya berharap ada campur tangan pemerintah terkait, untuk mencari solusi dari permasalahan yang di hadapinya saat ini,” harap Rian

Rian memang tercatat sebagai pegawai PTT di Kecamatan Wonoasih, Namun Ia bertekat untuk menggeluti usaha bidang konveksi menyalurkan hobinya, juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. (Gajahmada)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *