Karya Padudusan dan Ngenteg Linggih di Pura Kawitan Arya Bongaya Batan Jeruk Kepakisan
Badung Persindonesia.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri rangkaian upacara keagamaan Karya Padudusan dan Ngenteg Linggih di Pura Kawitan Arya Bongaya Batan Jeruk Kepakisan, Banjar Trijata, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (20/12/2025). Kehadiran Wabup Badung tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi keagamaan masyarakat.
Upacara yang juga dirangkaikan dengan Wraspati Kalpa Madya dan Mayama Raja ini dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa beserta unsur Tripika, Perbekel Desa Mambal I Nyoman Sudiarta, Bendesa Adat Mambal I Made Cana, serta para pengempon dan tokoh Pasemetonan Arya Bongaya Batan Jeruk Kepakisan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung menyalurkan hibah dana aci sebesar Rp400 juta untuk mendukung pelaksanaan karya. Selain itu, anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan bersama Putu Yunita Oktarini turut memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp15 juta.
Bagus Alit Sucipta menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat turut serta ngrastiti bhakti bersama masyarakat pengempon pura. Ia berharap seluruh rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar serta membawa keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh umat.
“Karya Ngenteg Linggih ini merupakan yadnya yang sangat luhur, apalagi dilaksanakan dalam rentang waktu yang cukup panjang. Kami mengapresiasi semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam menyukseskan upacara ini,” ujar Wabup Badung.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga mengingatkan masyarakat terkait kondisi darurat sampah yang tengah dihadapi Kabupaten Badung. Ia mendorong pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga, salah satunya melalui penerapan Teba Modern yang difasilitasi desa dinas, sekaligus menjadi salah satu indikator penilaian dalam program Mangupura Award.
Sementara itu, Ketua Panitia Karya, I Gusti Nyoman Nuja, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Badung beserta seluruh undangan. Ia menjelaskan bahwa puncak karya akan dilaksanakan pada 24 Desember 2025, dengan pendanaan yang bersumber dari urunan sekitar 180 kepala keluarga pasemetonan serta dukungan pemerintah daerah.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Badung serta Pemerintah Desa. Bantuan ini sangat membantu kelancaran pelaksanaan yadnya yang kami laksanakan dengan penuh kebersamaan,” ungkapnya.
Pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih ini menjadi wujud komitmen masyarakat Desa Mambal dalam menjaga tradisi leluhur sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga dalam bingkai adat dan budaya Bali. @tim*






