Wabup Ipat Minta OPD Cermat Realisasi Potensi Yang Ada

Persindonesia.com Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pembangunan (Bappeda Litbang) Kabupaten Jembrana melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) pengembangan potensi sumberdaya unggulan daerah melalui program destination branding kabupaten jembrana, Rabu (21/4) di kantor Bappeda Litbang Kabupaten Jembrana.

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Jembrana, IGN Patriana Krisna didampingi oleh kepala Bappeda Litbang Ketut Swijana. Diskusi grup yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD Kabupaten Jembrana menghadirkan Direktur pemasaran Indonesia Creative Cities Network (ICCN) atau jejaring kota/kabupaten kreatif Indonesia, Ida Bagus Agung Gunartawa selaku pemapar program.

Bangun Daerah, Bupati Tamba Ajak Perusahan Jembrana Percantik Kabupaten

Menurut swijana potensi unggulan kabupaten harus dipetakan dan kemudian di peringkatkan untuk mendapatkan potensi yang menjadi skala prioritas untuk digali lebih jauh. “Salah satu cara memetakan potensi daerah adalah melalui program destination branding untuk mengembangkan jembrana sebagai sebuah destinasi penting melalui pengelolaan sumberdaya serta pengembangan produk yang bermuara pada tata kelola destinasi” ucap swijana.

Wakil Bupati Jembrana, Patriana Krisna menyebutkan sejak otonomi daerah digulirkan, pemerintah daerah mendapatkan kewenangan kebijakan. Diharapkan pelaksanaan otonomi daerah dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, mengakomodasi partisipasi masyarakat dan mendorong kemandirian daerah dalam penyusunan program pembangunan yang lebih sesuai engan kebutuhan daerah.

Melalui Perisai Diri, Ny. Putri Koster Pompa Semangat Anak Muda Untuk Berprestasi

Menurutnya, permasalahan ekonomi akibat dari pandemi masih menjadi permasalahan dan tantangan pembangunan yang menjadi prioritas penanganan. Untuk itu kepala OPD diharapkan memberikan atensi serius pada FGD yang dilaksanakan. “kepala OPD`saya minta menyimak dan menganalisa pemaparan secara akurat sehingga nanti apa yang menjadi potensi unggulan dapat direalisasikan, interegasikan dan rencanakan secara akurat dan aktual” ucap Ipat. (Sb/Jn/Hms)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *