Persindonesia.com Jembrana – Wakil bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna(Ipat) menghadiri pujawali Ida Bhetara di Pura Pusat Gede Dalem Blambangan yang berlokasi di kelurahan Loloan Timur Kecamatan Negara, Rabu(18/8).
Puncak pujawali/piodalan di pura yang sungsung oleh 16 dadia di kabupaten Jembrana yang jatuh pada Buda Manis, Anggara Kasih Dukut berlangsung khusuk dan khidmat lantaran panitia karya tetap memberlakukan Prokes Covid-19. Meski demikian, prosesi Upacara/upakara Yadnya tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Dandim 0414/Belitung Pantauan Serbuan Vaksinasi Tahap II Di Makodim Belitung
Manggala Karya, Jero Ketut Maside mengaku, kalau pujawali/ piodalan di pura Gede Dalem Belambangan dilaksanakan setiap 6 bulan sekali. Selain itu, para pengemponnya juga berasal dari 16 dadia di Jembrana. ”Pujawali Ida Bhetara di Pura Gede Dalem Belambangan ini dilaksanakan nyabran enam sasih (6 bulan sekali). Pura ini merupakan pusat dari semeton dalem Blambangan yang tersebar di 16 dadia di kabupaten Jembrana,”ujarnya.
Maside juga mengaku, disaat pandemi Covid-19 yang kini masih berlangsung, pujawali tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. ”Karya ini kami laksanakan sehari saja. Untuk para pemedek kami selalu batasi dan mereka yang tangkil(hadir) tetap harus mematuhi prokes Covid-19,” tegasnya.
195 Masyarakat Belinyu Kembali Tervaksin Pada Serbuan Vaksinasi TNI AL Lanal Babel
Terkait dengan rangkaian piodalan, kata Maside, upakara menggunakan Pula Gembal serta caru manca sata dengan di puput oleh Ida Sulinggih. ”Kemarin Pujawali kita awali dengan pecaruan dengan tingkatan Mancasata(Selasa,17/8). Hari ini(Rabu, 18/8) puncak piodalan dengan di puput oleh Ida Peranda Anom dari Griya Batuagung dengan tingkatan upakara Bebanten Pala gembal,” jelasnya.
Sementara Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna(Ipat) usai menghaturkan sembah bhakti dan penyerahan punia untuk upakara minta, krama umat agar tetap mematuhi prokes Covid-19. ”Saat ini kita masih dihadapkan dengan kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Namun demikian, saya minta semua warga, selain tetep ngerestiti bhakti kehadapan Ida Yang Bhetara agar pandemi segera berakhir juga warga agar tetap waspada karena disekitar kita pandemi masih ada,” pungkasnya. (sb/ed27)






