Waduh! Beredar di Medsos Judi Tajen Diduga Kembali Ricuh di Bangli

Persindonesia.com, Bangli – Kericuhan di sebuah arena tajen kembali beredar luas di media sosial dan menjadi viral. Kejadian ini diduga di terjadi di wilayah Kecamatan Kintamani Bangli. Tentu kejadian ini mengingatkan kembali akan kasus tajen berdarah yang berlangsung di Banjar Tabu, Desa Songan Kintamani beberapa bulan lalu.

Informasi yang beredar luas di sosial media, arena tajen tersebut diduga berlangsung di sebuah wantilan yang ada di salah satu Desa Kintamani Barat. Kericuhan itu diduga terjadi pada Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga : TOK!!! Jro Luwes Sah Diganjar 20 Tahun Penjara Oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bangli

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial , memperlihatkan seorang pria tampak ditenangkan oleh orang-orang di dekatnya. Sesaat kemudian, pria berbaju hitam tersebut dipukul dari belakang. Suasana di lokasi terdengar riuh. Sorak-sorai warga bercampur dengan teriakan “maju, maju” dari seseorang.

Di tengah kegaduhan itu, suara dari pengeras suara berulang kali mengimbau agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri.“Kami mohon kepada para bebotoh untuk tidak main hakim sendiri,” ujar suara dalam rekaman.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab awal terjadinya keributan maupun kondisi pihak yang terlibat. Video tersebut kini viral dan mendapat berbagai respons dari warganet yang menyoroti keamanan di arena tajen.

Sekedar mengingatkan, kericuhan arena tajen sebelumnya terjadi di Banjar Tabu, Desa Songan, Kintamani. Bahkan, kericuhan tersebut menelan korban jiwa. Sementara pelaku I Wayan Luwes alias Jro Luwes, kini telah divonis 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bangli.

Baca Juga : Miris! Kegaduhan di Arena Tajen Songan Sebabkan 1 Nyawa Melayang Tertusuk Sajam

Anehnya pihak Polsek Kintamani dan Polres Bangli seolah olah tidak mengetahui adanya kegiatan judi tajen tersebut. Sehingga pihak kepolisian belum berani memberikan keterangan terkait praktik judi tajen yang berujung kericuhan tersebut.

“Kita masih lakukan pendalaman atas video tersebut, guna memastikan tempat (lokasi) judi tajen tersebu,” ujar Kasi Humas Iptu. I Ketut Gede Ratwijaya, singkatnya Minggu (16/11/2025).(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *