Denpasar, persindonesia.com – Sekaha Teruna Yowana Eka Shanti (ST.YES) Banjar Pemangkalan, gelar giat lomba mancing lele dalam serangkaian menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke-54, di buka Bapak Wakil Wali Kota Denpasar : Kadek Agus Arya Wibawa,S.E.,M.M., yang disuport anggota DPRD Kota Denpasar : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T.,(Bli Mangde) dilaksanakan di saluran irigasi Subak Pakel II Banjar Batu Mekaem Desa Ubung Kaja Denpasar Utara. Minggu 26/2/2023 sore.
Giat mulai dibuka pada pukul 14:00 Wita, dengan pelepasan ikan lele oleh Bapak Wakil Wali Kota Denpasar : Kadek Agus Arya Wibawa,S.E.,M.M., yang didampingi oleh anggota DPRD Kota Denpasar komisi II fraksi PDIP : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T., Kadis Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar : Ida Bagus Mayun Suryawangsa, Camat Denpasar Utara : I Wayan Yusswara, Bendesa Adat Desa Adat Pohgading : A.A Ngurah Ketut Supartha, Perbekel Desa Ubung Kaja : I Wayan Astika, Kelihan Adat serta Kepala lingkungan se-Desa Ubung Kaja ini diikuti oleh 400 peserta yang sangat antusias disepanjang saluran irigasi Subak Pakel.
Ditengah acara dalam acara ramah tamah dengan para tokoh-tokoh Desa Adat Pohgading, Bapak Wakil Wali Kota Denpasar : Kadek Agus Arya Wibawa,S.E.,M.M., mengatakan “Bentuk acara seperti inilah yang kita harapkan terus bisa berkembang dimasyarakat, yang selain bisa menggerakkan aktifitas ekonomi dengan adanya pedagang pedagang makanan atau minuman, juga memupuk rasa kebersamaan diantara masyarakat khususnya para sekeha teruna dilingkungan Desa ini dengan suasana serta lingkungan yang bersih serta indah dipandang ditengah pesawahan” kata Pak Kadek.

Disambangi media Bendesa Adat Desa Adat Pohgading : A.A Ngr Ketut Supartha mengatakan “Giat lomba mancing ini memang sedang kita galakkan dilokasi subak ini, dengan sasaran yang ingin dicapai tentunya agar subak itu sendiri bisa lestari, saluran bersih, jadi diharapkan semua sekeha teruna yang di Wewidangan Desa Adat Pohgading dan Dinas, tetap menyelenggarakan lomba mancing dilokasi ini yang lagi ngetren di tahun 2023 ini. Apa yang ingin kita lestarikan tentunya tetap menjunjung tinggi adat dan budaya yang sesuai dengan konsep Tri Hita Karana yaitu hubungan manusia dengan manusia, dengan alam dan dengan Tuhan” ucap Gung Aji.

Ketua ST.Yowana Eka Santhi : Gede Meraga, dalam sambutannya mengungkapkan “Kegiatan ini diselenggarakan dalam memperingati hari ulang tahun ST. Yowana Eka Santhi yang ke-54, melaksanakan Program Kerja ST. Yowana Eka Santhi Banjar Pemangkalan periode 2023, dan meningkatkan kreativitas dan solidaritas antar anggota ST. Yowana Eka Santhi dan juga mempererat tali persaudaraan dengan sesama Sekaha Teruna Teruni maupun masyarakat, serta peduli akan lingkungan khususnya irigasi sungai untuk kelestarian alam. Kegiatan ini bertemakan “ KAIL (Kreatifitas Peduli Lingkungan)” yang menjadi salah satu landasan untuk menumbuhkan rasa peduli akan lingkungan dalam kreatifitas berorganisasi ST. Yowana Eka Santhi serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan” jelas Gede.

Ketua Panitia Lomba Mancing : Agastya, dalam sambutannya menyatakan “Sudah menjadi kewajiban kita sebagai generasi muda untuk terus menjaga kelestarian Subak Pakel yang ada di wilayah Ubung Kaja dan meningkatkan kepedulian kita agar mampu menciptakan Ubung Kaja yang asri dan indah. Dan kami dari ST.Yowana Eka Santhi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Wali Kota Denpasar yang berkenan membuka giat lomba mancing ini dan memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat serta tokoh-tokoh masyarakat yang hadir dan ikut berpartisipasi dalam lomba ini, diantaranya Bapak Mangde Sumara Putra, Bapak Pekaseh Subak Pakel, Jero Bendesa, Jero Kelihan Adat Banjar Batu Mekaem, Jero Kelihan Adat Banjar Binoh Kaja, dan juga Bapak Nyoman Sukasena atas ijin tempat dan arahannya selama kegiatan lomba, serta para sponsor yang mensuport lomba mancing ini” kata Agastya.

Anggota DPRD Kota Denpasar : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T.,(Bli Mangde) ditemui media mengungkapkan
Kita sangat mengapresiasi giat anak-anak muda positif dengan melibatkan lapisan masyarakat. Yang mana Sekaa Teruna adalah salah satu organisasi sosial sebagai wadah yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas generasi muda yang masih tumbuh dalam budaya Indonesia khususnya di Bali yang masih ada hingga sekarang. Selain itu, organisasi ini juga diharapkan dapat menjadi tempat untuk melestarikan budaya tradisi setempat dan membentuk karakter yang kuat dan dapat diandalkan sesuai visi misi dari Pemerintah Kota Denpasar” ucap Bli Mangde.

Perbekel Desa Ubung Kaja : I Wayan Astika, kepada media mengatakan “Giat acara ini dilaksanakan untuk memperingati HUT ST. YES (Yoana Eka Santhi) yang ke-54, yang juga bertujuan menjalin kerjasama antar Banjar Adat dan Sekaha Teruna, dimana tentu ada koordinasi antara Sekaha Teruna dan Kelihan Adat Banjar, sehingga kebersamaan diantara Sekaha Teruna diseluruh Desa Ubung Kaja tetap terbentuk yang tentunya akan menunjang segala aspek pembangunan serta kemajuan Desa Ubung Kaja” kata Pak Mekel.

Acara Lomba Mancing Lele ini juga dibantu oleh KKN UNWAR Tahun 2023 Desa Ubung Kaja serta ditinjau dalam pengawasan keamanan dari Babinkamtibmas dan Babinsa Denpasar Utara dibantu para Pecalang Desa. Dengan memperebutkan Juara 1 (Rp.2.000.000), Juara 2 (Rp.1.500.000), Juara 3 (Rp.1.000.000), yang diperoleh Juara 1 dengan No. Dada 416 Berat Ikan 4,35 kg, Juara 2 dengan No. Dada 362 Berat Ikan 3,65 kg, Juara 3 dengan No. Dada 406 Berat Ikan 3,35 kg.

Acara diakhiri pada pukul 18:00 Wita dengan sesi foto bersama seluruh anggota ST. Yowana Eka Santhi dan para pemenang lomba.
( Dudick )






