Warga keluhkan layanan Disdukcapil Tangsel , Kasi pindah data : Tidak Mungkin Kuota Sudah Ditambah

Tangerang Selatan,Persindonesia.com-Warga Kota Tangerang Selatan yang akan mengurus surat pindah kedaerah luar Kota Tangsel mengeluhkan pelayanan Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (DISDUKCAPIL) Kota Tangsel yang di nilai merugikan warga.

Sami aji salah satu warga yang akan mengurus surat pindah kedaerah yaitu Kabupaten Tangerang mengeluhkan pelayanan Disdukcapil, lantaran sudah berusaha datang sebelum Disdukcapil buka ,tetapi saat buka ia kehabisan kuota layanan.

” Kemarin saya sudah ke sini,kemudian saya diarahkan hari ini untuk mengambil antrian ,pas di daftarkan eh kuotany penuh ga dapet antrian ,padahal jam 8.30 saya sudah datang, pas dibuka jam 8.00 sudah penuh,” katanya mengeluh, Rabu ( 16/6/2021)

Kondisi tersebut, menurut Samiaji membuatnya membuang waktu percuma.

“Kita dari pagi sudah datang ga taunya ga dapet antrian ,itukan malah buang waktu,harusnya kita sudah mengerjakan yang lain ,jauh -jauh datang ga ada hasilnya,”

Samiaji merasa tidak habis pikir hanya dalam hitungan jam nomer antrian sudah habis, ia menduga ada permainan pencalonan.

“Aneh’, kalau habisnya jam 11 masih mending itu jam 9.00 sudah habis, jangan jangan ada pencalonan yang bekerja sama dengan orang dalam,” katanya menduga.

Kepala seksi Pindah data DISDUKCAPIL Kota Tangsel ,Nani rahmayani ,membantah telah terjadi kehabisan kuota antrian seperti yang di keluhkan warga,pasalnya Nani mengklaim telah menambah kuota antrian tersebut .

“Untuk kuota baik pindah maupun datang sudah kami tambah kuotanya,dari 150 menjadi 200 yang kemarin saja 150 ,180 yang daftar padahal kuotanya 200, berartikan ga mungkin kalau kehabisan kuota , mungkin masalah waktu, Kitakan buka hanya sampai jam 12.00 sementara di belakang office kita harus mengerjakan berkas yang sudah masuk kecuali dia datang diatas jam 12.00 ,” jelas Nani.

Nani menduga, kemungkinan seminggu sebelumnya melakukan proses pengurusan kependudukannya.

“Itu mungkin seminggu yang lalu ya, kalau sekarang ga mungkin ,kan sudah di tambah kuotanya,” tukasnya.(nur/yu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *