Tapung Hilir – Akibat kekisruhan sebuah warung remang-remang milik sdr. Manik dibakar puluhan warga Desa Sekijang, warung tersebut berada di Koridor atau wilayah pinggiran Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir Kab. Kampar, Rabu pagi 24-08-2022. sekitar pukul 06.30 wib.

Sebelum terjadinya aksi pembakaran warung milik sdr. Manik tersebut, bermula pemuda yang berasal dari Desa Sekijang yang bernama Dela dan temannya Helmi datang ke warung untuk minum miras, entah kenapa disaat mabuk miras tersebut terjadi keributan antara Dela dengan Joel anaknya sdr. Manik sipemilik warung remang-remang tersebut.

Saat diwawancarai oleh awak media, Dela menjelaskan, “Bahwa disaat terjadi keributan ia pergi melarikan diri dan terpaksa meninggalkan temannya yang bernama Helmi, dengan begitu Helmi ditahan oleh sdr. Manik beserta anaknya didalam kamar, setelah itu Dela datang kembali bersama temannya untuk berdamai, Tiba-tiba sdr.Manik dan anaknya sudah siap-siap menyambutnya menggunakan senjata tajam jenis parang, lalu Dela kembali melarikan diri, kemudian sekitar pukul 06.00 wib Dela datang kembali membawa 8 orang temannya, setibanya di warung, langsung terjadi keributan yang tak terbendung lagi sehingga menyebabkan sdr. Manik si pemilik warung dan kedua anaknya menyerang membabi-buta menggunakan parang dan kayu broti, sehingga menyebabkan Dela bersama teman-temannya itu terluka akibat sabitan parang dan pukulan kayu broti dari sdr. Manik dan anak-anaknya, akibat kejadian itu teman Dela yang bernama Aleh terluka parah karna terkena sabitan parang di tangannya oleh anak pemilik warung, dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Aulia Pekanbaru untuk penanganan medis karna lukanya serius dikarenakan sabitan parang itu” jelas Dela.
Wargapun cepat melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian, dengan sigapnya Polsek Tapung Hilir pun mengamankan si pemilik warung dan anaknya serta perempuan PSK itu.
Setelah Polisi pergi membawa pemilik warung, barulah massa melampiaskan kemarahannya dengan membakar warung remang-remang dan merusak mobil pribadi milik sdr. Manik tersebut.
Ditempat dan waktu berbeda, awak media langsung menemui Bapak Jon Kenedi selaku Kepala Desa Sekijang untuk meminta konfirmasi tentang kebenaran kejadian tersebut, Kades Sekijang pun membenarkan telah terjadi keributan antara warganya dengan pemilik warung remang-remang yang mengakibatkan terjadi pembacokan kepada warganya di warung remang-remang milik sdr. Manik tersebut,” ungkap Jon Kenedi.
Kades Sekijang menjelaskan bahwa jauh sebelum kejadian ini pihak Pemerintah Desa Sekijang sudah memberikan surat peringatan kepada pemilik warung agar tidak membuka warung remang-remang yang diduga sebagai tempat praktek prostitusi itu. Namun, mereka tetap saja tidak mengindahkan peringatan yang diberikan oleh pihak Desa kepada mereka,” ujar Kades Jon Kenedi.
Saat ini pihak Polisi pun sudah mengamankan sdr. Manik beserta anak-anaknya guna untuk proses hukum dan korban pembacokan sudah dibawa ke RS. Aulia Pekanbaru,” sebut Kades Sekijang kepada media.
Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Tapung Hilir AKP.M.Simanungkalit SH MH ketika di konfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut, saat ini ketiga pelaku yaitu RM selaku pemilik warung bersama kedua anaknya JM dan SM sudah kita amankan untuk penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.**(Irwan)






