Persindonesia.Com,Bangli – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Bangli unjuk gigi dengan berkontribusi nyata dalam pembuatan dekorasi megah bertaraf Internasional untuk World Congress on Probation and Parole (WCPP) ke-7 di Bali. Hasil Karya mereka menjadi simbol sukses program pembinaan kemasyarakatan yang transformatif.
Dekorasi panggung utama, lengkungan Gapura Bali modern, dan instalasi seni raksasa sepenuhnya dirancang serta dibuat oleh tim WBP Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangli di bawah bimbingan panitia. Dengan bahan kayu daur ulang, anyaman bambu, dan motif ukir tradisional Bali. Dekorasi tersebut mencerminkan semangat restoratif justice.
Baca Juga : Puluhan WBP Rutan Bangli Ikuti Program Rehabilitasi Sosial Dirjen Pemasyarakatan
“Kami dilatih selama tiga bulan untuk proyek ini. Ini membuktikan pembinaan di Rutan Bangli menghasilkan keterampilan nyata,” ujar AAH salah seorang WBP.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Dirjen Pas) Bali, Decky Nurmansyah, memuji karya tersebut saat pembukaan. “Dekorasi ini indah dan bermakna, menunjukkan kekuatan probation Indonesia dalam memberdayakan individu,” katanya.
Kongres internasional bertema “Innovative Probation Practices for Global Justice” yang diikuti delegasi 50 negara lebih berlangsung 15-17 April 2026 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua.
Sementara itu, Kepala Rutan Bangli, Resnu Parada Andhika menyampaikan rasa bangga atas prestasi anak buahnya. Menurutnya, partisipasi ini bukan sekadar tugas, tapi puncak keberhasilan pembinaan.
Baca Juga : Daya Tarik Wisata Favorit di Bali
“WBP kami berubah dari tahanan menjadi seniman berbakat yang diakui dunia,” ucapnya, Sabtu (18/4/2026).
Dengan kontribusi ini, Rutan Bangli membuka peluang kolaborasi internasional baru, membuktikan rehabilitasi efektif mampu menciptakan dampak global.(*)






