PATI,Persindonesia.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, membawa angin segar bagi mobilitas warga dan petani setempat. Memasuki hari ke-8 pada Rabu (29/04/2026), Satgas TMMD melaporkan progres signifikan pada sasaran pokok betonisasi jalan.
Pembangunan jalan beton ini direncanakan mencapai total panjang 950 meter. Hingga saat ini, pengerjaan pada sektor pertama telah berhasil merampungkan sepanjang 215 meter. Kehadiran akses jalan yang mumpuni ini sangat krusial karena menghubungkan Desa Godo dengan Desa Gunungpanti serta mempermudah akses ke area persawahan produktif.
Manfaat pembangunan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya Suparman (58). Di sela-sela waktu istirahatnya di pinggir sawah, ia menceritakan kepedihan masa lalu saat harus melewati jalan tanah yang becek.
Kepada salah satu anggota Satgas TMMD, Serda Jono, Suparman mengungkapkan betapa sulitnya membawa hasil panen sebelum jalan tersebut dibeton.
”Angel pak (susah pak), mau lewat jalan ini sebelum dibeton dulu masih asli tanah. Kalau hujan licin, banyak yang jatuh. Apalagi kalau sambil bawa barang hasil panen, berat sekali bebannya, tidak bisa lewat kalau pas lagi hujan,” kenang Suparman.
Kini, rasa syukur terpancar dari wajah para petani. Pembangunan jalan melalui program TMMD ini diprediksi akan memangkas biaya transportasi logistik hasil pertanian dan mempercepat waktu tempuh antar-desa.
”Alhamdulillah sekarang dibangun, dibeton TMMD ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Akses kami menuju dua desa lancar, bawa hasil panen juga lancar. Matur nuwun sanget Pak TNI,” pungkasnya.
Pengerjaan betonisasi ini terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama warga sekitar dengan semangat gotong royong, guna memastikan seluruh target fisik rampung tepat waktu dan dapat segera dinikmati manfaatnya secara luas oleh masyarakat Kabupaten Pati.






