Persindonesia.com Tabanan – Penyidikan kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, terus bergulir. Hingga kini, Polres Tabanan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka setelah memeriksa sedikitnya 18 saksi dalam perkara yang menyita perhatian publik tersebut.
Perkembangan penyidikan itu disampaikan Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati saat konferensi pers di Lobi Mako Polres Tabanan, Minggu malam (26/7/2026). Kapolres didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, Kapolsek Baturiti, Kasi Propam, dan Kasi Humas.
Dalam keterangannya, Bayu menjelaskan penyidik saat ini menangani dua perkara yang saling berkaitan. “Perkara pertama adalah dugaan tindak pidana pencurian yang ditangani Polsek Baturiti, sedangkan perkara kedua adalah dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kasus ini juga mendapat dukungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali,” terangnya.
Utang RSU Negara Kembali Tembus Rp34 Miliar, DPRD Jembrana Soroti Krisis Obat dan Turunnya Pasien
Meski demikian, Bayu menegaskan, dugaan tindak pidana yang dilakukan korban tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan main hakim sendiri. “Setiap dugaan pelanggaran hukum harus diproses melalui mekanisme yang berlaku oleh aparat penegak hukum,” ucapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Made Teddy Satria Permana menambahkan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa 18 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan dan alat bukti yang dikumpulkan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pengeroyokan tersebut.
“Penyidikan masih terus kami kembangkan dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka apabila ditemukan alat bukti baru yang mengarah pada pihak lain yang terlibat,” ujarnya.
Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Ditutup Sementara
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, lanjut Teddy, peristiwa bermula ketika warga mengamankan seorang pria yang diduga mencuri dua ekor ayam. Korban disebut sempat diamankan oleh warga karena diduga telah beberapa kali melakukan aksi pencurian yang meresahkan masyarakat.
Selain mengusut kasus pengeroyokan, pihaknya juga masih mendalami peristiwa pembakaran sepeda motor yang terjadi setelah insiden tersebut. “Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan alat bukti terus dikumpulkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab,” pungkasnya. JAR






