Bondowoso,Persindonesia – Kehadiran calon investor dibidang penggemukan (Fattening ) sapi dan LPPM IPB yang melakukan Feasibility Study ke Bondowoso yang dibawa oleh Ilham Mulyadi dkk sebagai putera daerah Kabupaten Bondowoso beberapa waktu lalu dalam sebuah audiensi telah membuat pertanyaan dan kebingungan atas pernyataan yang disampaikan oleh salah satu dokter hewan di Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso.
Menanggapi hal tersebut, Ilham angkat bicara,”Harapan saya atas pernyataan baik secara lisan dan pernyataan di chat WA atas pelarangan jenis / varian sapi yang akan dikembangkan di Bondowoso sebaiknya menggunakan dasar regulasi atau dasar hukum mengingat kehadiran team LPPM IPB itu melalui permohonan audiensi secara resmi. Hal tersebut agar tidak menjadi tendensi atau preseden yang bisa berpotensi kehilangan kesempatan bagi penggembangan usaha sapi di Bondowoso” ungkapnya kepada awak media Persindonesia. (07/04/21)
Ilham Mulyadi selaku putera daerah merasa kecewa atas pernyataan dari dokter hewan tersebut mengingat permintaan dasar hukum / regulasi melalui chat WA dari rekan Ilham tidak dijawab oleh yang bersangkutan.
Sebagai putera daerah merasa malu mengingat LPPM IPB merupakan lembaga yang sangat terhormat dan kredibel serta tentunya tidak mudah menghadirkan team LPPM IPB ke Bondowoso demi mendapatkan manfaat atas Feasibility Study. (TIM)






