Warga Tertipu Beredar Kupon Paket Sembako

Persindonesia.vom Batam – Warga yang tinggal di seputaran Tanjunguncang, Batuaji merasa tertipu oleh oknum.Sembako Murah, Warga Batuaji Merasa Ditipu Oleh Oknum Ketua RT. Pasalnya sembako murah yang di janjikan oleh oknum Ketua RT, tidak kunjung diterima warga, padahal uang sudah disetor, Kamis (3/3).

Reval salah satu korban mengatakan, sembako ini sistemnya bayar dulu, baru barang akan diterima beberapa hari kemudian.

Kapolresta Denpasar Hadiri Pembukaan Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2022

Paket sembako yang dijanjikanĀ  berupa beras 5 kg, telur 10 butir, indomie 5 bungkus, gula 1 kg dan minyak 1 liter. Untuk satu paket sembako seharga harga Rp60 ribu,” ungkapnya

Ia juga menjabarkan, seharusnya sembako itu sudah kami terima pada Senin 28 Febuari kemarin, tapi sampai sekarang belum dapat juga, padahal sudah kami bayar dan kupon sudah ditangan.

Nasim Khan Bantu Warga Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso Urus Akte Kelahiran

“Kepada warga yang di sekitar Tanjung Ujang penyedia sembako ini beralasan bahwa kendaraan transportasi pengangkut sembako mengalami kendala. Hal ini membuat pendistribusian sembako kepada warga terhambat. Padahal itu hanya alasan saja. Ternyata oknum ketua RT yang menjanjikan sembako murah itu sudah kabur,ā€ imbuhnya.

Selain itu Ali yang juga korban mengatakan, di tempat tinggalnya banyak yang menjadi korban sembako murah, setidaknya ada 60 Kepala Keluarga (KK).

Sinergisitas UKM Jogoboyo Bersama POLRI Ditengah Pandemi

“Ini belum termasuk di perumahan lain seperti Yose, Barelang, Marina Green dan dan Perumahan Marina Garden,ā€ sebut Ali yang tinggal di Perumahan Sumberindo.

Ali pun mengimbuhkan, informasi yang terakhir diterima pelaku penipu sembako murah ini tinggal di sekitar kawasan Puskopkar, Batuaji. “Akibat kekesalan warga, kasus ini di laporkan ke Mapolsek Batuaji. “Informasi terakhir, pelaku sudah kabur dari Batam,ā€ kata Ali.

Kapal Perang Australia Sandar Di Benoa Isi Logistik BBM

Kapolsek Batuaji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto melalui Kanit Reskrim, Iptu BudiĀ  Santoso membenarkan peristiwa tersebut. “Kini pihaknya masih meminta keterangan dari para korban. Pengaduan warga sudah kita terima. Kita akan tindak lanjuti,ā€ katanya. (Jefri Batam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *