PERSINDONESIA.COM – Kebakaran melanda kandang ayam pedaging milik I Komang Sudira (51) yang berlokasi di Dusun Sidayu Tojan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, pada hari Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Akibat kebakaran yang terjadi 300 ekor bibit ayam mati dan sebagian fasilitas kandang milik korban I Komang Sudira rusak.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, sebelum kebakaran tepatnya, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 24.00 Wita, kandang menerima kiriman bibit ayam pedaging (DOC). Setelah kiriman diterima selanjutnya Muhamad Hasan (26) selaku buruh kandang memasukan bibit ayam ke dalam kandang.
Baca Juga : Kepolisian Klungkung Asah Kemampuan Teknis Penggunaan Pedang Perwira
Kemudian keesokan harinya, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 05.00 Wita saksi Muhamad Hasan yang tinggal di samping kandang ayam mengetahui bahwa aliran listrik pada kandang dalam keadaan padam. Dan sesaat kemudian saksi melihat ada kobaran api keluar dari alat pemanas (brooder) yang digunakan untuk menjaga suhu kandang bagi bibit ayam yang baru datang.
Mengetahui adanya kobaran api tersebut, Muhamad Hasan segera menghubungi I Komang Sudira (pemilik kandang) serta berupaya melakukan pemadaman api secara manual dengan alat seadanya, sehingga api tidak sampai menjalar ke seluruh kandang. Untuk proses lebih lanjut peristiwa yang terjadi dilaporkan ke pihak kepolisian.
Sementara Kasi Humas Polres Klungkung, IPTU I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa saat dikonfirmasi mengatakan kandang ayam yang terbakar berukuran kurang lebih 24×8 meter dengan kapasitas sekitar 9 ribu ekor ayam.
Akibat kebakaran tersebut sebanyak 300 ekor bibit ayam pedaging mati, instalasi kandang ayam mengalami kerusakan, juga terdapat kerusakan pada dinding serta alas kandang karena terbakar. “Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta”, terangnya.
Baca Juga : Tindakan Tegas Terukur, Polres Bondowoso Amankan Tersangka Perampokan Berclurit
Terkait penyebab kebakaran, kata Dewa Alit, sementara dugaan awal sumber api berasal dari alat pemanas dalam kandang. Mengingat, sebelum kebakaran diketahui adanya gangguan atau padamnya listrik di lokasi. Kondisi tersebut diduga berpengaruh pada sistem pemanas maupun instalasi pendukung lainnya.
“Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan faktor teknis maupun kemungkinan penyebab lain”, pungkas Kasi Humas Polres Klungkung. (*)





