Persindonesia.com Jembrana – Dampat dari bencana banjir bandang di sungai Bolukpoh dan beberapa wilayah lainnya beberapa waktu lalu membawa kerusakan serius yang di hadapi warga maupun insfratruktur lainnya. Bencana tersebut membawa kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
Saat dikonfirmasi awak media Kalaksa BPBD Kabupaten Jembrana Putu Agus Artana Putra menjelaskan pihaknya belum bisa mentotalkan semua kerugian keseluruhan, pihaknya harus melibatkan Dinas PU Jembrana untuk melakukan pendataan. Selasa (25/10/2022).
Bupati Gede Dana Minta Dinas PU Rencanakan Normalisasi DAS
Menurutnya untuk perbaikan jalan, senderan sungai dan jembatan, dari hasil rapat di provinsi diperkirakan akan menelan dana sebesar Rp 36 miliar lebih. “Dari anggaran itu sebanyak Rp 12,5 miliar lebih untuk perbaikan senderan sungai.
Sementara, lanjut Agus, sebesar Rp 22.355.000.000 untuk perbaikan 7 jembatan serta jalan. Sedangkan untuk jalan termasuk panjang jalan masih didata karena terkait status jalan.seperti jalan nasional, provinsi dan kabupaten.
Asik Tertidur Pulas, Tak Terasa HP Disebelahnya Raib Digondol Maling
“Perbaikan senderan sunga akan dilakukan di 5 lokasi diantaranya Sungai Melaya, Sungai Kaliakah, Sungai Ijogading, Sungai Bilukpoh dan Sungai Yehembang. Sementara untuk senderan sungai, itu kewenangan pihak balai (BWS),” terangnya.
Pihaknya berharap tidak ada kerusakan yang lebih parah lagi sehingga dana yang dianggarkan bisa mencukupi. “Ini kami masih melakukan pendataan,” tutupnya. SUR






