Sungai Tabuk, Persindonesia.com — Berbagai macam penyakit langka termasuk salah satunya kusta, penyakit sangat langka menyebabkan infeksi kronis lesi kulit (kerusakan kulit) dan kerusakan saraf namun dapat disembuhkan dengan pengobatan rutin.
Salah satu warga Desa Pematang Panjang Rt 03 Sungai Tabuk Kabupaten Banjar bernama Tabrani (62) memiliki riwayat penyakit kusta dari awal pemeriksaan pada tahun 2018 kemarin, penyakit yang menggerogoti nya sudah semakin parah sehingga kehilangan salah satu anggota tubuh yaitu kaki kanan nya yang di ketahui terlepas sendiri karena penyakit kusta yang di idap nya.
Untuk keseharian nya Tabrani melakukan semua aktifitas di dalam rumah yang sempit karena sudah tidak bisa berjalan lagi, untuk perawatan dan makan dari pihak Desa dan saudara yang menyediakan terkadang pun makan dapat dari pemberian tetangga sekitar, tentang kebersihan sekitar beliau tak luput peran dari kawan kawan Emergency Pemba.
Pelaku Usaha Perempuan di Indonesia Diminta Jadi Eksportir yang Berdaya Saing Internasional
Pada hari Minggu 25/12/2022 sekitar pukul 15.00 Wita Tim Relawan mendatangi langsung ke tempat tinggal Tabrani untuk memberikan donasi gabungan dari Kalimantan Berbagi Berita, Sergap Media Tkp 86, Darahjuang.online dan tim Emergency Banjar Response (EBR), penyerahan di wakili oleh H.Riduan, Juhan, Lisna, Siti Rahmah, Humas EBR Bunda Helmah, Tim EBR Abdul Hakim dan H.Yasin Habibi.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Camat Sungai Tabuk Taufiqurahman SH.M.Si, Pambakal (Kepala Desa) Pematang Panjang Akhmad Syaifullah, di dampingi Kepala Lingkungan Pematang Panjang Syamsu Arifin, Babinsa Sungai Tabuk SERTU Giso serta Bidan Pematang Panjang Siti Sumiati Am.Keb.
Polisi Berhasil Amankan Residivis Curanmor 12 TKP yang Viral di Medsos
Saat dikonfirmasi awak media,Camat Sungai Tabuk Taufiqurahman SH.Msi mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kunjungan relawan. “Kami ucapkan terima kasih buat kawan kawan relawan dan terima kasih juga bupati banjar sudah membantu melalui Dinas Sosial, dan untuk pambakal desa Pematang Panjang untuk terus memantau kondisi beliau,” tandasnya
Erick.






