Astaga! ODGJ Masuk Kebun Warga, dan Lemas Kebanyakan Makan Durian

Persindonesia.com Jembrana. Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) masuk ke kebun warga bernama I Ketut Ardikayasa menginap dibawah pohon durian, karena kebanyakan makan durian, ODGJ yang diketahui bernama Gareng asal Kecamatan Mendoyo ditemukan lemas dibawah pohon durian. Diketahui kebanyakan makan durian petugas Satpol PP Kabupaten Jembrana dan  Babinsa Desa Batuagung menemukan banyaknya kulit durian disamping ODGJ tersebut. Minggu (8/1/2023)

Pemilik tegalan bernama I Ketut Ardikayasa saat dikonfirmasi awak media mengatakan, dirinya dari kemarin sama sekali tidak dapat memungut durian untuk dijual lantaran pohon duriannya ditempati ODGJ. “Saya sempat marah, setelah ditanya orang tersebut tidak menyahut, saya jengkel tak ancam tak laporin, orang tersebut pergi, akan tetapi dia kembali lagi. Takut orang tersebut nanti mengamuk, saya langsung pulang,” terangnya.

Ia menilai, begitu banyaknya durian jatuh dari pohon tidak ada satu pun yang disisakan semua dimakannya. “Dari kemarin orang tersebut diam disana, asal ada durian jatuh langsung di makan, membuka dengan batu yang dibawanya. Pagi tadi setelah saya menelpon kelian subak dan kelian banjar, bersama-sama melihat orang tersebut, ternyata keadaannya sudah lemas, saya yakin dia mabuk kebanyakan makan durian,” ucapnya.

Diduga Hendak Tawuran,12 Remaja Bersajam Diamankan Polisi 

Sementara Kelian Subak Palungan Batu, I Nyoman Santika menambahkan, ODGJ tersebut sudah dari tanggal 5 Januari 2023  berkeliaran di sekitar Desa Batuangung, kemudian kemarin sempat melintas dan membawa durian mengarah ke kebun milik I Ketut Ardikayasa dan menginap disana (Kebun warga).  Minggu (8/1/2023).

“Akibatnya pemilik kebun tidak bisa memungut duriannya yang jatuh lantaran di jaga ODGJ. Tadi pagi pemilik kebun melapor sehingga kami langsung menuju lokasi. Setelah dicek ternyata ODGJ tersebut sudah dalam keadaan lemas kemungkinan kebanyakan makan durian dan diampingnya terdapat batu sehingga kami tidak berani mendekat, takutnya mengamuk dan melempar kami dengan batu. Saya putuskan melapor ke Staf Desa Batuagung yang diteruskan ke Satpol OP, Babinsa dan Polsekta Jembrana,” ungkapnya.

Setelah petugas datang, lanjut Santika, sekira pukul 10.00 wita, pihaknya langsung ikut mendekat, saat itu ODGJ tersebut sudah dalam keadaan lemas. “Saat petugas datang kami juga masih tidak berani mendekat lantaran banyaknya kulit durian yang berserakan serta adanya batu dipegang olehnya. Kami takut ODGJ tersebut melempar kami dengan batu atau kulit durian. Saat petugas mencoba berkomunikasi, ODGJ tersebut mulai sadar dan mau dibawa kejalan untuk dipulangkan. Dikarenakan telanjang bulat, tadi pak Babinsa sudah membawakan pakaian,” jelasnya.

Puting Beliung Robohkan Sejumlah Bangunan di Gresik

Saat dikonfirmasi terpisah Kasatpol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya membenarkan kejadian tersebut, saat ini anggotanya masih mengajak ODGJ tersebut kerumahnya di Kecamatan Mendoyo. “Anggota kami tadi langsung mengajak ODGJ tersebut kerumahnya. Kami sering menangani ODGJ tersebut bernama Gareng. Kami tetap melakukan tindakan antisipasi kedepannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *