WBP Digeledah, Petugas Temukan Sajam, Pemilik Diberi Sanksi Tegas

Persindonesia.com Jembrana – Maraknya pengaduan terhadap lapas atau rutan terkait peredaran narkoba, penipuan online, pungli, dan lain-lain, akhirnya UPT Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Negara (Rutan Negara) melaksankan kegiatan penggeledahan gabungan disetiap blok hunian. Selasa (23/05)

Saat dikonfirmasi Kepala Rutan Negara, Lilik Subagiono mengatakan, pihaknya kali ini bekerjasama dengan beberapa stakeholder seperti Polisi, TNI, serta BNN Kab. Jembrana. “Kami melakukan penggeledahan segala bentuk jenis barang terlarang seperti narkotika, senjam dan barang terlarang lainnya,” terangnya.

Tu Geguk dan Deglug Kepergok Curi Pompa Air di Tambak Udang Yehembang

Menurutnya, penggeledahan dilakukan secara bergantian pada masing-masing blok hunian baik pria maupun blok wanita digeledah tanpa terkecuali. Penggeledahan dilakukan secara detaiI dan menyeluruh ke seluruh sudut ruangan. “Kami juga menggeldah di badan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebelum mensterilkan ruangan untuk dilakukan penggeledahan kamar huniannya,” jelasnya

Lilik mengaku, dalam penggeledahan tersebut, pihaknya berhasil mendapatkan barang seperti barang pecah belah, senjata tajam berupa pisau, alat cukur, sendok besi, kartu remi, serta paku besi. “Penggeldahan kali ini, kami tidak menemukan barang terlarang seberti narkotika. Barang yang telah disita ini selanjutnya akan kami musnahkan dan warga binaan yang memiliki barang terlarang tersebut selanjutnya akan kami beri sanksi sesuai tata tertib yang berlaku,” ujarnya.

Halal Bihalal Walikota Surabaya Bersama FPK Surabaya

Lilik menambahkan, setelah kegiatan penggeledahan, pihaknya melanjuykan kegiatan test urin bagi WBP yang terkena kasus narkotika dan beberapa petugas Rutan. “Kita ambil sampel secara acak sebanyak 25 orang yang mana 17 orang WBP dan 8 orang pegawai Rutan. Hasil dari test urine, semua hasilnya negatif terhadap sepuluh infokator zat napza.

Lebih jelasnya ia mengatakan, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai upaya pencegahan halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) di Rutan Negara. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak APH yang ikut dalam kegiatan ini, kedepannya semoga sinergitas kita dapat terus terjalin,” pungkasnya. Vlo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *