Mangkrak, Pemdes Warureja Pilih Gunakan Dana Desa Lanjutkan Bangunan Pamsimas

Persindonesia.com Tegal – Pembangunan tempat penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang sempat mangkrak sejak tahun 2021 di Desa Warureja Kabupaten Tegal akhirnya dilanjutkan oleh pihak Pemerintah Desa.

Melihat pentingnya penampungan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di desa, akhirnya Pemerintah Desa menggunakan Dana Desa sebesar 205.480.807 rupiah untuk melanjutkan pembangunan penampungan air bersih.

Menurut keterangan Bendahara Desa Warureja saat dikonfirmasi pada Kamis 6 Juli 2023 diruang kerjanya menyampaikan bila sebelumnya Penampungan air ini sudah ada tetapi masih dalam kondisi pembangunan penampungan air.

Sehingga dengan menggunakan Dana Desa sebesar Rp. 205.480.897,- bangunan inipum dilanjutkan sebagai sarana penampungan air bersih.

“Nantinya Penampungan ini akan mengaliri air bersih ke rumah warga yakni 200 KK dengan biaya pemasangan sekitar 1 juta an” jelasnya.

Sedangkan Sekertaris Desa Abdul mubid saat dihubungi melalui jaringan Whatsapp pribadi menyampaikan bahwa benar pembangunan penampungan air (Pamsimas) ini merupakan kelanjutan ketimbang makrak.

“Pamsimas itu tahun 2021 di bangun pemda melalui DAK terus mangkakrak, sehingga di ambil alih oleh desa alias sudah diserahakan dan dilanjutkan Pemdes Warureja,” sebutnya dalam pesan tertulis.

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) telah menjadi salah satu program andalan nasional (Pemerintah dan Pemerintah Daerah).

Hal ini untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. (Red/Kar)

#Pemdes Warureja,#Dana Desa,#Bangunan Pamsimas,#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *