Persindonesia.com Jembrana – Cuaca buruk dan gelombang ombak dan alun yang besar melanda Selat Bali belakangan ini menyebabkan penyebrangan Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang mengalami gangguan. Hari ini Rabu, 12 Juli 2023 pukul 17.54 wita Truk bernopol DK 9098 AA bermuatan garam dengan berat 9 ton terguling diatas KMP Dharma Ferry 1 dari Pelabuhan Ketapang yang hendak menuju Pelabuhan Gilimanuk akibat gelombang tinggi.
Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kordinator Satuan Pelaksana Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali I Nyoman Agus Sugiarta membenarkan kejadian tersebut, menurutnya, dikarenakan gelombang ombak dan alun yang besar menyebabkan truk yang bermuatan garam tersebut miring dan terguling.
Pemkab Jembrana Ngaturang Bakti Penganyar ke Pura Mandara Giri Semeru Agung
“Kapal yang mengangkut truk tersebut berangkat dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, ditengah perjalanan kapal tersebut diguncang gelombang tinggi meyebabkan truk miring dan terguling. Tali pengaman yang diikat dari kapal ke truk tersebut putus tidak kuat menahan goncangan. Memang akhir-akhir ini gelombang ombak dan alun di selat Bali agak besar, sehingga penyebarangan mengalami gangguan,” terangnya.
Lebih Jelasnya Agus mengatakan, setelah melakukan proses bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk, kapal tersebut akan kembali ke Pelabuhan Ketapang dengan muatan kosong. “Truk tersebut sudah dievakuasi di Pelabuhan Gilimanuk. Sampai saat ini, situasi di Selat Bali masih dalam keadaan normal,” jelasnya. Sub






