Gerai Tiket Online Pelabuhan Gilimanuk Dipindahkan ke Terminal Kargo

Persindonesia.com Jembrana – Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetaan di Pelabuhan Gilimanuk menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, sesuai kesepakatan dalam rapat bersama PT ASDP Indonesia Ferry memberlakukan jarak antara pelabuhan dengan loket sekitar 2 kilometer. Gerai tiket online yang berada di sekitar areal pelabuhan dipindahkan ke Terminal Kargo di Lingkungan Penginuman, Gilimanuk

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, mengatakan bahwa pemindahan gerai tiket tersebut hanya berlaku hingga tanggal 6 Januari 2024 mendatang. “Dipindah sementara, sesuai hasil rapat dengan pihak ASDP. Jadi jarak 2 kilometer dari pelabuhan tidak dibolehkan ada loket,” ujarnya.

Tony mengatakan, bahwa pola pembelian tiket yang menggunakan satu lokasi di areal Terminal Kargo ini untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan, terutama arus balik saat libur Nataru nanti. “Pengalihan kendaraan kemungkinan kembali melalui gang gang warga, makanya gerai di sepanjang jalan raya (Gilimanuk) juga mulai memilih lokasi di Terminal Kargo,” katanya.

BPTD Gilimanuk Siapkan 52 Armada Antisipasi Kemacetan Nataru

Sementara General manajer PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Syamsuddin, menjelaskan bahwa jarak pembelian tiket dengan pelabuhan diberlakukan mulai pada Senin, 11 Desember 2023 lalu hingga tanggal 6 Januari 2024 atau selama angkutan Natal dan Tahun Baru. Jarak antara pelabuhan dengan loket sekitar 2 kilometer. Seluruh agen pembelian tiket penyeberangan, ditempatkan dalam satu lokasi yang jaraknya jauh dari pelabuhan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di jalan.

Menurut Syamsuddin, pihak penyedia loket penyeberangan sudah mengetahui mengenai jarak penjualan tiket dengan pelabuhan ini. “Sehingga, pada saat jarak ini diberlakukan, maka pengusaha penjualan tiket akan menyesuaikan tempat untuk menjual tiket,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, I Ketut Wardana Naya, mengatakan bahwa Terminal Manuver merupakan areal yang dikelola dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan. Sesuai kesepakatan, seluruh kios tiket online kapal pindah sendiri.

Perakitan 4500 Kotak Suara di Jembrana Ditarget Selesai 3 Sampai 4 Hari

“Mereka pindah sendiri-sendiri, listrik juga sudah diputus. Kalaupun memaksakan juga tak bisa terbentur jarak sangat dekat dengan Pelabuhan,” ungkapnya. Sur

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *