Anjing Gigit 11 Orang di Banjar Palungan Batu dan Sawe Ternyata Positif Rabies

Persindonesia.com Jembrana – Setelah sampel otak anjing yang diduga rabies yang menggigit 10 orang di 3 banjar di Desa Batuagung diantaranya Banjar palungan Batu, Banjar Sawe dan Banjar Taman dibawa ke Balai Besar Veteriner Denpasar, pada hari Minggu (21/7/2024) sore hari anjing tersebut dinyatakan positif rabies setelah hasil sampel di keluar dari BBVet Denpasar.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana melalui Bidang Keswan Kesmavet Kabupaten Jembrana langsung kembali melakukan vaksinasi emergency yang diprioritaskan di 3 banjar tertama Banjar Palungan Batu yang lebih banyak terkena gigitan anjing rabies.

Sebelumnya korban di data sebanyak 10 orang, akan tetapi setelah didata kembali, korban kembali bertambah 1 orang, jadinya total sebanyak 11 orang di 3 banjar tersebut. Sebelumnya, Desa Batuagung telah ditetapkan zona hijau rabies, akan tetapi kembali setelah adanya gigitan anjing positif rabies, kini Desa Batuagung kembali ditetapkan sebagai zona merah rabies.

Taman Kota Dua Tanpa Tuan Lagi

Saat dikonfirmasi, Menurut I Wayan Widarsa, Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, anjing rabies tersebut telah menyerang 3 banjar dan dinyatakan positif rabies setelah diuji di Balai Besar Veteriner.

“Hari ini fokus di Banjar Palungan Batu. Ini sudah 2 hari kita bekerja. Populasi anjing di Palungan Batu 171 ekor. Sampai hari ini selama 2 hari ini sebanyak 130 ekor (75 persen) anjing sudah tervaksin di Banjar Palungan Batu, yang merupakan area dengan kasus gigitan paling banyak,” jelas Widarsa. Senin (22/7/2024).

Vaksinasi rabies di Banjar Palungan Batu telah mencapai 75% dengan target memvaksinasi seluruh anjing di wilayah tersebut. Tim medis veteriner Jembrana akan melanjutkan vaksinasi ke 2 banjar lain yang dilalui anjing rabies, yaitu Banjar Sawe dan Banjar Taman.

Tok! 3 Eks Pengurus LPD Kedewatan Dituntut Pidana Berbeda, Ini Sebabnya

“Harapan kita anjing yang terutama yang ada di Banjar Palungan Batu semua bisa divaksin. Kemarin hasilnya cukup bagus sudah hampir 100 persen dan mungkin hari ini teman-teman medik vet Jembrana kita turunkan semoga hari ini terselesaikan,” kata Widarsa. Dar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *