PersIndonesia.Com,Bangli- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) resmi membuka Pelatihan Teknik Produksi Bambu di Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bambu Kabupaten Bangli, hari Rabu (28/5/2025). Pelatihan yang berlangsung selama 8 hari ini, diikuti oleh 20 komunitas pengerajin bambu yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pelatihan yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Tahun 2025 ini, dilaksanakan oleh Disperindag Kabupaten Bangli bekerja sama dengan PT. Lavner Jakarta. Kegiatan pelatihan meliputi 4 hari di Sentra IKM Bambu Kabupaten Bangli dan 4 hari kunjungan lapangan di Magelang, Jawa Tengah dengan bimbingan 3 pelatih ahli dari praktisi koiling bambu Magelang yang berpengalaman dalam produksi kerajinan bambu.
Baca Juga :Â TP PKK Provinsi Bali Menyapa Dan Berbagi di Kabupaten Bangli
Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Ir. Ni Luh Ketut Wardani dalam sambutanya menyampaikan bahwa pelatihan ini dilandasi oleh Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bangli Nomor 16 Tahun 2024 tentang Anggaran dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2025 dan Peraturan Bupati (Perbup) Bangli Nomor 31 Tahun 2024 tentang penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2025.
Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan daya saing IKM bambu, mendorong inovasi dan diversifikasi produk, serta menguatkan branding produk untuk mendapatkan kepercayaan pasar. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan para pengrajin bambu.
Salah satu agenda pelatihan adalah pelatihan manajemen wirausaha yang diikuti oleh 20 pengrajin bambu dari Bangli. “Diharapkan dengan pelatihan yang dilakukan, IKM Bangli akan mampu menghasilkan kerajinan bambu dengan nilai jual yang lebih tinggi”, ujarnya.
Baca Juga :Â Ny. Seniasih Giri Prasta Ajak Kader PKK Bangli Fokus Atasi Stunting dan Kemiskinan
Wardani juga menyampaikan Kabupaten Bangli memiliki sumber daya bambu yang melimpah. Dengan teknik produksi yang tepat, potensi ini dapat dioptimalkan untuk menghasilkan produk kerajinan bambu berkualitas tinggi dan bernilai ekonomi tinggi.
Pemkab Bangli berkomitmen untuk mendukung para pengrajin dengan menyediakan solusi atas keterbatasan sarana dan prasarana produksi, serta memberikan pelatihan inovasi dan pengembangan produk. Pelatihan ini diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta.
“Sehingga nanti mereka mampu mengembang kan keahliannya dan menghasilkan produk yang berkelanjutan serta laku di pasaran”, ungkap Plt. Kepala Disperindag Bangli.
Hari ini, di Gedung Sentra IKM Bambu, menjadi tonggak pertama dimulainya kegiatan peningkatan kapasitas para pengrajin bambu di Kabupaten Bangli. Semoga sinar suci Tuhan hadir dari segala penjuru dan menyinari kita semuanya. “Dan apa yang menjadi tujuan dan cita-cita kita bersama semoga menjadi kenyataan,” tutup Wardani.(*)






