PersIndonesia.Com,Bangli- Sebagai bentuk antisipasi terjadinya kelangkaan dan inflasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Bangli menggelar operasi pasar gas LPG 3 Kilo Gram (KG). Operasi pasar yang digelar sejak pagi dengan lokasi di jalan Selukat 1 Kelurahan Bebalang, Bangli tersebut langsung mendapat antusias dari warga. Dan kurang dari satu jam sebanyak 200 gas LPG 3 kg yang disediakan ludes di beli warga dengan harga Rp.18.000.
Menurut salah satu pembeli bernama Nindi, kelangkaan gas sudah dirasakan terjadi sejak seminggu terakhir. Karena itu, dirinya pun bingung mau beli gas kemana.
Baca Juga : Menjelang HUT RI ke-80, Pemkab Bangli Gelar Persembahyangan di Pura Kehen
“Di beberapa warung langganan saya, justru stok gas LPG 3 KG kosong. Kalau pun ada harganya cukup mahal mencapai Rp 22. 000 per tabung,” ungkapnya. Hal senada juga disampaikan warga lainnya.
Sementara Kadis Disperindag Bangli, Nasrudin mengatakan operasi pasar ini digelar untuk membatu masyarakat yang sejak sepekan terakhir kesusahan membeli gas LPG 3 kg. Terkait kelangkkan yang terjadi, pihaknya mengaku sudah menerjunkan tim untuk mengetahui penyebabnya. Hanya saja, belum diketahui secara pasti penyebab kelangkaan.
“Hasil pengecekan, sejatinya dari Pertamina dan pengkalan distribusi gas lancar. Namun masyarakat masih kesusahan untuk memprolehnya. Kita akan terus berupaya melakukan pengawasan,” ujar Mantan Sekwan Bangli ini, Kamis 8 Agustus 2025.
Baca Juga : Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bangli Genjot Percepatan Irigasi
Tindak lanjut dari itu, pihaknya menegaskan selama masih terjadi kelangkaan, operasi pasar gas LPG akan terus dilakukan di berbagai lokasi. Operasi pasar tetap akan dilakulan, untuk dapat meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari hari.
“Selain itu, kita juga akan terus berkordinasi dengan pihak terkait agar distribusi gas lpg 3 kg bisa normal kembali”, tegas Narsudin. (IGS).






