Adu Jangkrik Sepeda Motor Dan Mobil di Penelokan, 2 Korban Dilarikan ke RSUD Bangli

PersIndonesia.Com,Bangli- Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) antara Sepeda Motor honda Scopy (R2) dengan Nomer Polisi (Nopol) DK 4453 PT dan sebuah mobil Honda HR-V berNopol DK 1665 tak terelakan terjadi di Jalan Raya antara jurusan Penelokan-Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Minggu (29/6/2025) sekitar pukul 08.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang berhasil terhimpun akibat lakalantas yang terjadi pengendara dan penumpang sepeda motor segera dibawa ke RSUD Bangli untuk mendapat penanganan medis. Dan peristiwa lakalantas yang terjadi segera dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Baca Juga : Truck Bermuatan Bersak Sak Semen Masuk Jurang di Susut, Ini Kronologisnya

Kanit Laka Polres Bangli, IPDA Wayan Marayasa saat dikonfirmasi membenarkan adanya lakalantas antara sepeda motor dan mobil tersebut. Dikatakan Marayasa setelah laporan diterima pukul 09.00 Wita, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan penanganan lebih lanjut dengan meminta keterangan saksi dan mencatat identitas pengemudi mobil dan korban.

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi saksi Lakalantas berawal dari mobil Honda HRV yang dikemudikan oleh Aaron Adityo Nugroho (16) asal Temanggung Jawa Tengah datang dari arah Timur menuju ke Barat. Dan dari arah berlawanan melaju R2 Scopy yang dikendarai oleh Ida Bagus Made Putra Jaya (39) Asal Cempaga, Bangli dengan membonceng I Nengah Bagiasa (46).

Setiba di TKP tepatnya Timur Simpang Caldera, Desa Kedisan, Kintamani karena pengemudi mobil mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan sepeda motor Scopy tersebut.

“Akibat kejadian pengendara dan yang dibonceng terjatuh serta mengalami luka berat. Kemudian dengan dibantu pengemudi mobil dan warga dibawa ke RSUD Bangli memakai mobil Pick Up”, terang Marayasa.

Baca Juga : Polres Bangli Perkuat Disiplin Anggota Lewat Pemeriksaan Internal Jelang Hari Bhayangkara ke-79

Menurutnya, saat ini kedua korban tengah mendapat perawatan medis di RSUD Bangli karena luka yang dialami akibat kecelakaan yang terjadi. Meskipun nihil korban jiwa, akibat lakalantas tersebut kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp.4 juta.

“Dari hasil koordinasi antara pengemudi mobil dan korban menyatakan permasalahan akan diselesaikan secara damai. Informasi lebih lanjut nanti kami sampaikan”, pungkasnya. (IGS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *