PersIndonesia.Com,Klungkung- Seorang buruh bangunan berinisial IKW (28) warga Dusun Gunung Rata, Desa Getakan diamankan oleh Sat Reskrim Polres Klungkung pasca terindikasi melakukan pencurian ayam aduan milik I Dewa Gede Wahyu Jaya Kusuma (31) yang berlokasi di Jalan Subak Beneng, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Selain melakukan pencurian ayam, pelaku IKW juga merusak CCTV yang terpasang di area kandang.
Menurut Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Tindak IPDA I Putu Satria Mahotama Putrawan berdasarkan perintah Kasatgas Gakkum AKP Made Teddy Satria Permana. Lanjutnya pengungkapan berawal setelah laporan diterima, Tim Opsnal Reskrim Polres Klungkung turun ke lokasi untuk selanjutnya melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta menganalisis rekaman CCTV.
Baca Juga : Dua ASN Jembrana Dicopot, Terlibat Kasus Asusila dan Satunya Mangkir Kerja
Dari hasil penyelidikan menunjukkan adanya seorang laki-laki dengan jas hujan yang terekam memasuki kandang dengan cara mencongkel jendela dan mengambil ayam milik korban. Berbekal hasil lidik, Tim kemudian lakukan pengembangan dengan memetakan beberapa residivis yang tinggal di sekitar lokasi.
“Hingga akhirnya Tim berhasil mengamankan IKW saat tengah bekerja di sebuah proyek bangunan pagi ini”, ujarnya Kamis, 31 Juli 2025.
Dari hasil interogasi, kata Kasi Humas, pelaku IKW mengakui telah mencuri sebanyak 11 ayam milik korban dalam beberapa kali aksi, yakni bulan Juni 3 ayam, tanggal 15 Juli sebanyak 4, dan tanggal 30 Juli 4 ayam. Dan kesemua aksi dilakukan malam hari dengan cara merusak jendela menggunakan cangkul.
Guna proses hukum lebih lanjut pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Klungkung. “Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan”, ungkap Agus Widiono.
Baca Juga : Cemburu Buta Berujung Bui: Pria di Batam Aniaya Kekasihnya
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi pencurian, terutama yang dilakukan pada malam hari. “Pengamanan mandiri seperti CCTV dan sistem penguncian ganda sangat dianjurkan untuk mencegah kejadian serupa”, tandasnya. (*)





